Dark/Light Mode

Gelar Syukuran

Seknas Jokowi Siap Hadapi Kelompok yang Mau Ganggu Pemerintah

Minggu, 27 Oktober 2019 21:30 WIB
Ketua Seknas DKI Jakarta, Monisyah (kiri) memotong tumpeng dalam syukuran atas pelantikan Jokowi-Maruf Amin, di Jakarta, Sabtu malam (26/10). (Foto: Istimewa)
Ketua Seknas DKI Jakarta, Monisyah (kiri) memotong tumpeng dalam syukuran atas pelantikan Jokowi-Maruf Amin, di Jakarta, Sabtu malam (26/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seknas Jokowi DKI menggelar silaturahmi dan syukuran atas pelantikan Jokowi-Maruf Amin, di Jakarta, Sabtu malam (26/10). Syukuran juga digelar sebagai wujud rasa syukur atas terbentuknya Kabinet Indonesia Maju.

"Seknas Jokowi DKI Jakarta hanya mengadakan syukuran atas kemenangan Jokowi dan H Maruf Amin di ibu kota Jakarta. Tidak ada kepentingan politik sama sekali," ujar Monisyah, Ketua Seknas DKI Jakarta.

Berita Terkait : Seknas Jokowi Se-Jabodetabek Siap Kawal Kabinet Indonesia Maju

Menurutnya, Seknas Jokowi DKI se-Jabodetabek siap mengawal pemerintahan lima tahun ke depan. Seknas Jokowi DKI juga siap menjadi garda terdepan terhadap kelompok-kelompok yang ingin mengganggu pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

"Saya tidak mencampuri urusaan kabinet. Tidak mencampuri kepentingan-kepentingan jabatan. Itu prerogatif presiden. Tugas kami Seknas DKI se-Jabodetabek, apa pun yang dikatakan oleh Pak Jokowi, harga mati 100 persen kami jalankan. Termasuk kami siap jadi mitra, juga siap berhadapan dengan kelompok-kelompok mana pun yang ingin mengganggu jalannya pemerintahan Jokowi-H Maruf Amin lima tahun ke depan," ucap Sekretaris Eksekutif Lembaga Pengkajian Informasi Pembangunan Bangsa ini.

Berita Terkait : Sampai Akhir Tahun, Jokowi Pakai Mobil Lama, Maruf Pakai Lungsuran JK

Ke depan relawan Jokowi ini merencanakan akan mendirikan koperasi agar bisa menyejahterahkan pengurus dan anggota secara umum. “Tiga bulan berjalan pemerintahan ini kami akan mendirikan koperasi sehingga bisa mengadakan simpan pinjam kepada para pengurus dan anggotanya sampai tingkat kelurahan se Jabodetabek," ungkap Monisyah.

"Organisasi relawan ini akan terus berjalan. Kami tidak akan membubarkannya. Kami masyarakat biasa, relawan yang akan terus mendukung Joko Widodo," pungkasnya. [KW]