Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Harga Pangan Terkendali Dan Pasokan Terjaga
Semoga Target Inflasi Di Bawah 3% Tercapai
Minggu, 16 Juli 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Senada, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan inflasi Indonesia bakal terus turun di tahun ini.
“Alhamdulillah bulan lalu (Juni) inflasi 3,5 persen, Insya Allah bulan ini bisa di bawah 3,5 persen. Insya Allah tahun ini bisa 3,3 persen,” kata Perry di acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia yang berlangsung di Kalimantan Tengah dan disiarkan langsung di YouTube BI, Jumat (14/7).
Perry mengatakan, kondisi inflasi di Indonesia saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan banyak negara. Salah satunya Amerika Serikat (AS) yang masih di atas 4 persen.
“Pengendalian harga, khususnya pangan, menjadi kunci kita menjaga inflasi. Ini juga jadi salah satu cara mensejahterakan rakyat. Karena itu, mari kita terus beli buatan Indonesia, berwisata di Indonesia dan kendalikan harga,” ajaknya.
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy memprediksi kondisi inflasi akan relatif rendah dan stabil di tahun ini. Kondisi tersebut akan mendorong kemampuan Pemerintah dalam menjaga daya b eli masyarakat.
“Saat konsumsi rumah tangga meningkat, maka pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh optimal,” kata Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Airlangga Minta Negara Lain Nggak Cawe-cawe
Menurutnya, inflasi pada 2022 cukup tinggi hingga mencapai 5 persen karena ketidakpastian di ekonomi global. Sedangkan tahun ini, dari ketidakpastian tersebut diproyeksikan akan jauh lebih rendah. Kondisi itu juga terbukti dengan beberapa harga komoditas yang sudah melandai dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu.
“Jika kondisi ini bisa dipertahankan sampai tahun depan, saya kira target inflasi di kisaran 3 persen plus minus 1 persen bisa dicapai,” katanya.
Apalagi, kata dia, belum ada tanda-tanda ada kebijakan Pemerintah yang akan meningkatkan inflasi. Berbeda dengan tahun lalu yang ada kenaikan tarif Pajak Penambahan Nilai (PPN) dan Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat inflasi meningkat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya