Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sasar Kalimantan, PLN Energi Primer Indonesia Kembangkan Teknologi CBF
Jumat, 17 November 2023 22:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus berupaya memaksimalkan teknologi fasilitas pencampuran batu bara (coal blending facility/CBF) untuk menjamin pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
"Coal blending facility menjadi salah satu solusi untuk menjaga energi primer bagi pembangkit-pembangkit yang memang harus memakan, atau harus membutuhkan kalori yang bisa dikatakan cukup tinggi," kata Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan dalam acara Media Gathering PLN EPI Group di Mall Kota Cassablanca, Jumat (17/11/2023).
Baca juga : Hary Tanoe: Ganjar-Mahfud Akan Bangun Indonesia Dengan Objektif
Menurutnya, CBF ini merupakan teknologi yang paling strategis untuk menjamin pasokan batu bara ke pembangkit, dan juga membuat operasional pembangkit lebih efisien.
"Mungkin saat ini hanya satu (pengembangan CBF), kerja sama kami dengan PT Krakatau Bandar Samudra (KBS) untuk Jawa 7," sebutnya.
Baca juga : KPI Komitmen Jaga Pasokan BBM Dan LPG
Akan tetapi, EPI terus berusaha mengembangkan teknologi CBF. Pasalnya, banyak PLTU, terutama yang dimiliki Independent Power Producer (IPP) berminat membeli batu bara dengan kalori tinggi.
"Kenapa? Karena ini akan bagus bagi mereka. Bagus maksudnya dari sisi perawatan dan pemanfaatan akan jauh menjaga kekuatan, dan juga terkait dengan debu dan lain-lain jauh lebih bagus dengan menggunakan batubara dengan kalori yang lebih tinggi," aku dia.
Baca juga : Lewat Platform Digital, Petani Milenial Malang Kembangkan Ternak Ayam
Lebih lanjut, selain Jawa 7, Mamit mengungkapkan pihaknya juga tengah menjajaki kerja sama pengembangan CBF dengan beberapa wilayah di Kalimantan.
"PLTU-PLTU di beberapa wilayah Kalimantan sedang kami jajaki kerja sama. Karena ini potensi sangat besar untuk pemanfaatan coal blending facility," pungkas Mamit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya