Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Neraca Perdagangan Tembus Rp 51,7 Triliun
Hilirisasi Jadi Kunci Kekuatan Ekonomi
Jumat, 19 Januari 2024 07:10 WIB
Sebelumnya
“Bahkan kita positif dengan hampir seluruh mitra dagang kita. Dengan Eropa, India dan Amerika. Tentu ini kunci kekuatan perekonomian kita,” kata Airlangga dalam keterangan resminya, Kamis (18/1/2024).
Salah satu implementasi komitmen Pemerintah untuk mendorong kinerja ekspor nasional tersebut, yakni melalui upaya diversifikasi produk ekspor agar tidak hanya dalam bentuk HM.4.6/11/SET.M.EKON.3/01/2024 komoditas, melainkan juga produk manufaktur.
Ekspor tidak hanya mengandalkan komoditas primer, seperti batu bara, kelapa sawit, besi, baja. Namun juga barang-barang manufaktur, seperti kendaraan bermotor dan peralatan elektronik.
Baca juga : Saran Legenda Arsenal, Harga Ivan Toney Rp 1,9 Triliun, Kemahalan!
Hilirisasi menjadi salah satu kunci percepatan sektor industri dan ekspor tersebut. Untuk itu, Pemerintah fokus pada penciptaan nilai tambah pada komoditas sumber daya alam, seperti bauksit, timah dan nikel.
Pemerintah telah menyediakan infrastruktur, insentif fiskal dan lingkungan bisnis industri yang kondusif untuk mendukung industri hilir.
Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengakui, investasi smelter telah memperlihatkan kemampuannya untuk mendorong ekspor dan meningkatkan pendapatan nasional.
Baca juga : Neraca Perdagangan Surplus 44 Bulan Berturut-turut, Ini Kata Menko Airlangga
Selanjutnya, upaya Pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah tersebut tidak hanya memacu kinerja ekspor. Namun juga menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjaga resiliensi perekonomian.
Ke depan, Pemerintah akan melakukan ekspansi pada ekosistem yang lebih luas, seperti pembuatan kendaraan listrik dalam negeri terutama pada produksi baterai.
Pemerintah juga telah memberikan akses pasar yang lebih baik bagi produk ekspor Indonesia di pasar internasional.
Baca juga : Hilirisasi Rumput Laut Bisa Kalahkan Tambang
Airlangga menyatakan, awal tahun ini Indonesia telah mengimplementasikan Mega Free Trade Agreement Regional Comprehensive Economic Partnership (Mega-FTARCEP) dan saat ini sedang merundingkan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) dan Indonesia-European Union Comprehensive Partnership Agreement (I-EU CEPA) untuk memberikan akses pasar yang lebih baik di Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 19/1/2024 dengan judul Neraca Perdagangan Tembus Rp 51,7 Triliun, Hilirisasi Jadi Kunci Kekuatan Ekonomi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya