Dark/Light Mode

Patok Tahun Ini Pertumbuhan Cuma Minus 0,6 Persen

Sri Mulyani Ingin Posisikan Ekonomi RI Tahan Banting

Minggu, 25 Oktober 2020 06:20 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Istimewa)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Istimewa)

 Sebelumnya 
Harapannya, pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya minus 1,7 persen sampai dengan minus 0,6 persen. “Kondisi ini akan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang tahan banting dari dampak pandemi Corona,” kata wanita yang akrab disapa Ani itu.

Baca juga : Pansus KBN DPRD DKI Ingin Keluarkan Rekomendasi Win-win Solution

Jika proyeksi itu terealisasi, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dari rata-rata proyeksi negara maju lainnya, seperti Amerika Serikat (AS) yang diproyeksi minus 4,3 persen, Jerman minus 6 persen, dan India minus 10,3 persen.

Baca juga : Bogor dan Bayuwangi Punya Jurus Jitu Gerakan Ekonomi Di Tengah Pandemi

Bahkan, Indonesia akan lebih baik dari beberapa negara tetangga, seperti Malaysia yang bisa minus 6 persen, Thailand minus 7,1 persen, dan Filipina minus 8,3 persen.

Baca juga : Polisi Gelar Rekonstruksi di Tiga Tempat

“Indonesia, relatif dalam situasi yang cukup baik. Tapi, ini tidak akan membuat kita terlena. Kami tetap berusaha untuk mengembalikan perekonomian kita kepada zona positif,” imbuh Ani. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.