Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dolar Nyungsep, Rupiah Makin Perkasa

Senin, 12 Juli 2021 09:41 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengawali awal pekan, rupiah dibuka perkasa. Rupiah menguat 0,26 persen di level Rp 14.490 per dolar AS dibanding penutupan Jumat (9/7) di level Rp 14.528 per dolar AS.

Mayoritas mata uang Asia juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,19 persen, ringgit Malaysia menguat 0,11 persen, yuan China menguat 0,07 persen, dan yen Jepang naik 0,05 persen.

Indeks dolar AS yang mengukur terhadap enam mata uang saingannya naik 0,03 persen ke level 92,157. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,21 persen di level Rp 17.190, terhadap poundsterling Inggris melonjak 0,17 persen ke level Rp 20.124, dan terhadap dolar Australia juga menguat 0,28 persen di level Rp 10.822.

Berita Terkait : Holding Ultra Mikro, Pacu Masifnya Pemberdayaan Usaha

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan meski mata uang Garuda menguat, tapi masih berpotensi tertekan. Hal ini dikarenakan sentimen kekhawatiran pasar terhadap lonjakan kasus Covid-19 di tingkat global. Hal ini tak lepas dari masifnya penyebaran varian delta.

Sehingga hal itu biasanya menyebabkan Pemerintah global melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas ekonomi alias lockdown kembali, untuk mengendalikan pandemi. “Tujuannya agar mereka bisa menekan pertumbuhan ekonomi, sehingga pasar masuk ke aset aman, seperti dolar AS," terangnya, Senin (12/7).

Ariston memperkirakan, pelemahan mata uang Garuda mungkin tidak terlalu dalam, karena sentimen pelonggaran kebijakan moneter bank sentral China berupa penurunan batas giro wajib minimum sebesar 50 basis poin (bps).

Berita Terkait : Dolar Masih Perkasa, Rupiah Makin Babak Belur

Kebijakan ini berlaku mulai 15 Juli mendatang. Sebab, kebijakan ini berpotensi meningkatkan likuiditas di pasar dan mendorong pelaku pasar masuk ke aset berisiko.

"Mungkin ini bisa menjaga pelemahan rupiah dan nilai tukar lainnya tidak terlalu dalam terhadap dolar AS," ucapnya.

Ia memproyeksi, sepanjang hari ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 14.500-14.550 per dolar AS. [DWI]