Dark/Light Mode

Kartu Preferred Visa Infinite Syariah, Cocok Untuk Gaya Mewah

Jumat, 17 September 2021 11:30 WIB
Peluncuran kartu Preferred Visa Infinite Syariah. (Foto: Ist)
Peluncuran kartu Preferred Visa Infinite Syariah. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Visa Worldwide dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. bekerja sama menghadirkan kartu Preferred Visa Infinite Syariah.

Peluncuran kartu ini digelar secara virtual pada Kamis, 16 September lalu. Kartu tersebut diklaim cocok untuk gaya hidup berkelas tapi tetap bernuansa syariah.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, kartu ini hadir sesuai prinsip dan gaya hidup syariah. Dalam satu dekade terakhir, aspirasi gaya hidup syariah berkembang di kalangan konsumen kelas atas.

Berita Terkait : BSI Terus Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Indonesia

Apalagi, ditambah dengan meningkatnya kekhawatiran akan faktor higienis selama berbelanja di toko akibat pandemi.

"Visa dengan CIMB Niaga telah menerbitkan kartu kredit syariah contactless pertama untuk segmen Visa Infinite di Indonesia," jelas Riko dalam keterangannya Jumat (17/9).

Dengan teknologi contactless, kartu ini bisa membuat orang nyaman berbelanja tanpa takut tertular virus saat bertransaksi.

Baca Juga : Ketum Kadin: Untungkan Korporasi Dan Perekonomian Indonesia

"Pemegang kartu dapat membayar hanya dengan sekali tap, tanpa kartu perlu berpindah tangan atau memasukkan PIN untuk transaksi di bawah Rp 1 juta," imbuhnya.

Berdasarkan studi Visa Consumer Payment Attitudes terbaru, minat pemegang kartu terhadap fitur contactless untuk penggunaan transaksi sehari-hari semakin meningkat sejak pandemi.

Mulai dari berbelanja di supermarket (52 persen), makanan dan dining (51 persen), hiburan (43 persen), dan toko serba ada (42 persen).

Baca Juga : Pemerintah Terus Dorong Pemulihan Ekonomi

Head of Consumer Product, Preferred and Personalization CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, diterbitkannya Kartu CIMB Preferred Visa Infinite Syariah, adalah upaya untuk memberikan ketenangan pikiran bagi masyarakat kelas atas.
 Selanjutnya