Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Koruptor Makin Menggila
Karakter Anti Korupsi Kudu Ditanamkan Sejak Usia Dini
Jumat, 1 Desember 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Pendidikan antikorupsi yang dilaksanakan di berbagai jenjang pendidikan terus berjalan. Langkah tersebut tidak hanya membentuk karakter para siswa, tapi juga akan melindungi tata kelola pendidikan.
“Pendidikan antikorupsi ini juga akan menyasar kepada tata kelola pendidikan dari jenjang pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi,” ungkap Lindung.
Pemantauan ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola anggaran pendidikan satuan pendidikan yang bersih akuntabel dan berintegritas.
Namun, diingatkannya, upaya tersebut tidak boleh berhenti hanya di masa Pemerintahan ini saja. Namun, harus terus dilaksanakan dan terus dilakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Baca juga : Karlina Supelli: Ketimpangan Sosial Seolah Hal Lumrah
“Kami ingin tata kelola pengelola keuangan negara di setiap satuan pendidikan dapat dilakukan secara bersih, akuntabel, berintegritas dan antikorupsi,” harapnya.
Kemendikbudristek juga berusaha mencegah terjadinya korupsi di lingkungan kementeriannya. Apalagi, anggaran untuk pendidikan begitu melimpah. Mengacu kepada anggaran pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebanyak 20 persen dialokasikan untuk sektor pendidikan.
Pada tahun 2023, dari APBN berjumlah Rp 608,3 triliun, Kemendikbudristek mendapat alokasi sebesar Rp 80,2 triliun, atau 12,84 persen dari dari Rp 608,3 triliun.
Sisanya, sekitar Rp 524 triliun, terdistribusi dalam Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta terbagi untuk seluruh kementerian dan lembaga.
Baca juga : Lestari: Kewirausahaan Anak Muda Harus Ditumbuhkan Sejak Dini
“Melihat kondisi sekarang, dibutuhkan efek tinggi dalam pengelolaan anggaran dan akuntabilitas anggaran pendidikan agar terhindar dari korupsi,” tegas Lindung.
Salah satu upaya yang dilakukan Kemendikbudristek adalah bekerja sama dengan lembaga antikorupsi dan stakeholder pendidikan lainnya.Kerja sama ini dilakukan untuk pencegahan korupsi di Kemendikbudristek.
Salah satu bentuk kerja sama yang telah diinisiasi oleh Inspektorat Jenderal maupun inspektorat lainnya, yaitu pendidikan antikorupsi. Lalu, pertukaran data dan pemanfaatan platform jaga.id.
“Kami juga sertakan pelayanan pengaduan masyarakat dan penitipan barang milik negara,” cetusnya.
Baca juga : KBRI Dorong Peningkatan Tenaga Kerja Profesional Indonesia di Brunei
Kemendikbusristek juga meningkatkan kepatuhan insan Kemendikbudristek agar disiplin melaporkan harta kekayaannya.
Dia yakin, langkah dan program yang sudah disiapkan tersebut dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam upaya pencegahan sekaligus pemberantasan korupsi, khususnya di sektor pendidikan.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 1/12/2023 dengan judul Koruptor Makin Menggila, Karakter Anti Korupsi Kudu Ditanamkan Sejak Usia Dini
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya