Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Penelitian Hasselt University, Belgia
Gawat, Partikel Polusi Udara Bisa Tembus Plasenta Ibu Hamil
Rabu, 18 September 2019 13:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebuah studi baru mengungkapkan polusi udara yang dihirup wanita hamil bisa masuk sampai ke plasenta. Dilansir dari laman Independent, Rabu (18/9) lengkapnya penelitian yang dipublikasikan Nature Communications itu mengungkap, partikel karbon hitam dari polusi udara yang berpotensi berbahaya terdeteksi pada plasenta 28 wanita yang menjadi objek penelitian.
Para peneliti di Hasselt University di Belgia menggunakan pencitraan resolusi tinggi untuk mendeteksi partikel karbon hitam dalam plasenta yang dikumpulkan dari lima kelahiran prematur dan 23 kelahiran penuh.
Baca juga : Pagi Ini, Tingkat Polusi Udara Jakarta Membaik
Mereka menemukan,10 ibu yang terpapar partikel karbon hitam residensial tingkat tinggi, mencapai 2,42 mikrogram per meter kubik.
Partikel karbon hitam dilepaskan setiap hari ke udara, sebagian besar dari pembakaran bahan bakar fosil. Diperkirakan ini dapat memiliki efek merugikan pada hasil kehamilan, termasuk peningkatan keguguran dan kelahiran prematur.
Baca juga : AP II Genjot Sistem Transportasi Udara Berbasis Digital
Para peneliti mengatakan penting untuk memahami apakah partikel-partikel polusi udara ini mempengaruhi kehamilan secara langsung atau dengan memicu respons dalam tubuh ibu. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya