Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah akan balas dendam atas kematian Qassem Soleimani.
"Orang-orang paling kejam di muka bumi telah membunuh komandan "terhormat" yang berjuang selama bertahun-tahun melawan kejahatan dan penjahat dunia," kata Khamenei, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh media pemerintah Iran, seperti dikutip Reuters, Jumat (3/1).
Baca juga : USBN Dikembalikan ke Sekolah, Kompetensi Siswa Bisa Terukur Maksimal
Atas kematian Qassem, Iran berkabung selama tiga hari. "Kematian Qassem tidak akan mengakhiri jalan atau misinya. Penjahat yang berlumuran darahnya, juga darah para martir lainnya di tangan mereka, siap-siap untuk menerima balas dendam," ungkap Khamenei, dalam pernyataan yang diterbitkan Fars News Agency.
Soleimani tewas di Bandara Baghdad pada Jumat (3/1) dini hari, bersama anggota milisi pendukung Irak di Iran. Serangan udara itu diperintahkan langsung Presiden Donald Trump.
Baca juga : Januari, Menteri Bambang Siap Lari Kencang
Soleimani terbunuh dalam konvoi, saat ia hendak meninggalkan bandara. Komandan militer berusia 62 tahun itu memainkan peran penting dalam memperluas pengaruh Iran, dan jangkauan militernya di Irak, Suriah, dan Lebanon.
Kematiannya menandai eskalasi besar baru antara Teheran dan Washington, menyusul penarikan Trump dari perjanjian nuklir antara Iran dan kekuatan dunia. Soleimani memiliki andil dalam setiap operasi militer dan intelijen Iran yang signifikan selama dua dekade. Termasuk, pengepungan terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad pada 31 Desember 2019. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya