Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dubes Kazakhtan Daniyar Sarekenov
Dunia Bebas Dari Senjata Nuklir: Dari Kata-kata Jadi Perbuatan
Senin, 30 Agustus 2021 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tidak ada di antara kita yang ingin meninggalkan warisan kepada generasi muda, dunia tanpa kedamaian karena ancaman perang nuklir. memang, apa yang bisa lebih menghancurkan daripada konsekuensi penggunaan senjata nuklir?
Kita mungkin menyadari parahnya kerusakan yang disebabkan senjata nuklir. Tetapi, apakah ini membuat umat manusia lebih dekat dengan masa depan yang bebas nuklir? Jawabannya tidak jelas.
Yang jelas, beberapa negara berupaya menolak senjata nuklir dengan berprinsip dan tegas. Salah satunya adalah Kazakhstan. Pemimpinnya Nur sultan Nazarbayev pada 29 agustus 1991 memutuskan menutup situs uji coba nuklir Semipalatinsk.
Baca juga : Dunia Bebas Dari Senjata Nuklir: Dari Kata-kata Jadi Perbuatan
Ini adalah tempat lahirnya senjata atom Uni Soviet. Tahun ini, 29 agustus menandai 30 tahun sejak keputusan bersejarah ini dibuat.
Uji coba nuklir pertama di tanah Kazakhstan dilakukan lebih dari 70 tahun yang lalu. Hal ini juga meluncurkan perlombaan senjata yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam skala global, 1,5 juta orang menderita akibat uji coba tersebut.
Wilayah yang luas melebihi ukuran sejumlah negara Eropa terkontaminasi. Secara agregat, 468 ledakan terjadi di wilayah Kazakhstan.
Baca juga : Ganjar: Masa Lalu Jangan Jadi Beban
Kekuatan totalnya 2.500 ribu kali lipat dari kekuatan bom yang dijatuhkan di Hiroshima. Ini adalah ledakan nuklir di udara, darat dan bawah tanah.
Dengan penutupan situs uji Semipalatinsk, Kazakhstan juga meninggalkan kepemilikan sen jata nuklir, dan sepenuhnya melucuti persenjataan nuklirnya, yang mencakup lebih dari 1,4 ribu hulu ledak.
Pada Mei 1995, muatan nuklir terakhir yang tersisa dihancurkan di adit bekas tempat uji coba Semipalatinsk. Adit (istilah pertambangan) adalah lubang bukaan horizontal atau sedikit miring, dengan satu pintu pen hubung ke permukaan tanah.
Baca juga : Publikasi Kegiatan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor
Sejak saat itu, Kazakhstan tidak hanya menjadi negara de jure, tetapi juga de facto negara nonsenjata nuklir. Setelah pe nutupan situs uji Semipalatinsk, situs uji coba nuklir lainnya di berbagai bagian planet ditutup atau mothballed.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya