Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menggagas Fikih Siyasah Indonesia
Adakah Standar Suksesi Politik Dalam Islam?
Sabtu, 17 Juni 2023 05:55 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
Ini semua pertanda bahwa urusan suksesi adalah urusan kontemporer duniawi, yang dapat dilakukan dan dipilih sendiri oleh masyarakat dan umat berdasarkan kebutuhan obyektifnya.
Islam hanya menggariskan musyawarah jalur terbaik dalam menyelesaikan segala hal.
Tidak memadainya ayat-ayat Al-Qur’an membicarakan soal hidup kemasyarakatan umat, termasuk politik suksesi, menurut Prof. Harun nasution, itu banyak hikmahnya.
Baca juga : Tidak Boleh Menggunakan Kekerasan
Di antaranya masyarakat selalu dinamis dan senantiasa mengalami perubahan dan berkembang mengikuti peredaran zaman.
Jika peraturan dan hukum absolut yang mengatur masyarakat berjumlah banyak lagi terperinci maka dinamika masyarakat yang diatur sistem peraturan dan hukum absolut,tentu akan menjadi terikat. Dengan lain kata, perkembangan masyarakat akan menjadi terhambat.
Dinamika masyarakat menghendaki agar ayat-ayat yang mengatur masyarakat jumlahnya sedikit agar lebih supel mengadaptasikan diri dengan zaman.
Baca juga : Tidak Menelantarkan Non-Muslim
Di sinilah terletak hikmah mengapa ayat-ayat Al-Qur’an dan tidak banyak membicarakan soal-soal hidup kemasyarakatan manusia.
Tuhan lebih banyak menyerahkan urusan kontemporernya kepada puncak-puncak pemikiran manusia untuk mengaturnya.
Tuhan cukup hanya memberikan pokok-pokok ajaran di dalam al-Qur’an. Pokok-pokok ajaran atau ajaran dasar inilah nanti yang akan memandu kecerdasan lokal masyarakat di dalam mengatur urusan keduniawiannya masing-masing.
Baca juga : Dasar Toleransi Dalam Bernegara
Kita selalu berharap agar umat Islam tetap berpegang teguh terhadap ajaran dasar itu di dalam menempuh suksesi kepemimpinan di dalam seluruh lini kehidupan.
Meskipun tidak ditemukan metode atau cara suksesi yang baku dalam Islam, Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dunia selayaknya memberikan kontribusi positif ke dalam hal fikih siyasah.
Bagaimana Indonesia tidak hanya menjadi perintis demokrasi terbuka tetapi juga sekaligus merumuskan nilai-nilai dasar berpolitik atau Fikih Siyasah ala Indonesia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya