Dark/Light Mode
- Sidang Gus Yaqut, Saksi Ceritakan Evaluasi Pelayanan Haji 2024
- KPK Lantik 7 Pejabat, Achmad Taufik Husein Jadi Direktur Penyidikan
- Ditelepon Teddy, Dirut KAI Merapat ke Istana
- Gunung Semeru 6 Kali Batuk-Batuk, Hindari Radius 13 Km Dari Pusat Erupsi
- Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dimulai, Pendaftaran 5-10 November 2026
Peran Politik Santri Dalam Lintasan Sejarah (4)
Peran Politik Santri Pasca Kemerdekaan (Orde Baru) (5)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Dengan diterimanya Pancasila sebagai satu-satunya asas, secara institusional tidak ada lagi partai politik Islam. PPP tidak lagi dapat mengklaim dirinya sebagai partai politik Islam, paling tidak secara formal. Hal ini merupakan sebuah kemunduran –kalau tidak bisa disebut kekalahan dari “politik Islam” dan “Islam politik”.
Baca juga : Peran Politik Santri Pasca Kemerdekaan (Orde Baru) (4)
Kesediaan seluruh orsospol dan ormas menerima Pancasila sebagai satu-satunya asas memberikan legitimasi politik bagi negara untuk meneruskan pembangunan.
Baca juga : Peran Politik Santri Pasca Kemerdekaan (Orde Baru) (3)
Kekhawatiran akan munculnya “negara Islam Indonesia” mulai mencair. Ahmad Syafi’i Ma’arif mengatakan: Kelumpuhan umat Islam dalam politik tidak berarti kelumpuhan mereka bergerak dalam bidang sosial dan kultural. Justru, pada periode kemacetan dalam politik inilah umat Islam punya peluang yang baik sekali untuk melancarkan dakwah Islam dengan sasaran-sasaran yang lebih strategis. Hal ini tampak pada periode berikutnya. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.