Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ini Dia, 7 Makanan Imlek Pengundang Keberuntungan, Ada Ikan Kukus Ada Jeruk Keprok

Sabtu, 21 Januari 2023 11:35 WIB
Ikan kukus, selalu jadi menu utama dalam setiap perayaan Imlek. (Foto: Asian Food Network)
Ikan kukus, selalu jadi menu utama dalam setiap perayaan Imlek. (Foto: Asian Food Network)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari Raya Imlek tahun ini,  jatuh pada Minggu 22 Januari 2023.

Di tengah pelonggaran berbagai aturan Covid, perayaan Hari Raya yang berakar dari budaya China, berlangsung lebih meriah dibanding sebelumnya. 

Selayaknya Hari Raya, Imlek memiliki makanan khas. Ada hidangan tertentu yang memiliki makna simbolis keberuntungan, dan disajikan dalam musim festival 16 hari. Terutama, pada acara makan malam di Tahun Baru Imlek.

Simbolisme keberuntungan pada jenis makanan ini, tak hanya didasarkan pada nama atau penampilannya. Tetapi juga persiapan, cara penyajian, dan cara menyantapnya.

Berikut daftar 7 makanan Imlek, yang dipercaya bisa mengundang keberuntungan, seperti dilansir China Highlights:

1. Ikan

Ikan adalah hidangan khas Tahun Baru China, yang selalu ada dalam menu santap malam. Paling banyak, disajikan dengan cara dikukus.

Berita Terkait : Untuk Menang Pertarungan, PDIP Siapkan Langkah Baru

Hidangan ikan China yang paling terkenal antara lain weever kukus, ikan West Lake dengan acar kubis dan cabai, ikan kukus dengan saus cuka, dan ikan rebus dengan kaldu pedas.

Dalam bahasa China, dari sisi homofon, pengucapan kata ikan ((鱼 Yú /yoo/) terdengar seperti kata surplus. Masyarakat China dikenal senang mendapat surplus di akhir tahun. Mereka berpikir, jika bisa menabung pada akhir tahun, maka tahun depan bisa surplus.

Jenis ikan yang dipilih untuk menjadi hidangan santap malam Tahun Baru Imlek pun beragam. Tergantung sisi homofon-nya, menguntungkan atau tidak.

Berikut menu ikan yang bisa jadi pilihan untuk santap malam Imlek:

a. Ikan mas crucian

Pengucapan karakter pertama ikan mas crucian (鲫鱼 jìyú /jee-yoo/) terdengar seperti kata China 吉 (jí /jee), yang berarti keberuntungan. Sehingga, menyantap ikan mas crucian diharapkan bisa mengundang keberuntungan untuk tahun depan.

b. Ikan mas lumpur

Pengucapan karakter pertama ikan mas lumpur (鲤鱼 lǐyú /lee-yoo/) mirip-mirip dengan kata 礼 (lǐ /lee) yang berarti hadiah. Ini sebabnya, menyantap ikan mas lumpur diyakini bisa mendatangkan keberuntungan yang baik.

Berita Terkait : Sore Ini, PSS Sleman Kejar Keberuntungan Lawan Pesut Etam

c. Ikan lele

Kata ikan lele (鲶鱼 niányú /nyen-yoo/), dilafalkan dengan bunyi seperti 年余 (nián yú), yang bermakna tahun keberuntungan.

d. Menyantap dua ikan

Menyantap dua jenis ikan, masing-masing pada Malam Tahun Baru dan satu pada Hari Tahun Baru, (jika ditulis dengan cara tertentu) terdengar seperti keinginan untuk surplus tahun demi tahun.

Jika hanya satu ikan lele yang dimakan, memakan bagian atas ikan pada malam Tahun Baru dan sisanya pada hari pertama Tahun Baru, dapat diucapkan dengan arti homofonik yang sama.

Ikan harus menjadi hidangan terakhir yang tersisa dengan beberapa yang tersisa, karena memiliki homofonik yang menguntungkan. Sebab ada surplus setiap tahun.

Tradisi ini banyak diyakini oleh masyarakat China di utara Sungai Yangtze. Di daerah lain, kepala dan ekor ikan tidak boleh dimakan sampai awal tahun, dengan harapan Tahun Baru bisa dimulai dan diakhiri dengan surplus.

Berita Terkait : Pengunjung Mall Balikpapan Superblock Melonjak

Aturan makan terkait posisi ikan:

a. Kepala harus diletakkan menghadap tamu terhormat, atau orang yang lebih tua. Ini penting untuk mewakili rasa hormat.

b. Ikan hanya boleh disantap oleh anggota makan malam lainnya, setelah orang yang mmenghadap kepala ikan, makan terlebih dahulu.

c. Ikan tidak boleh dipindahkan.

d. Dua orang yang menghadap kepala dan ekor ikan harus minum bersama, karena dianggap memiliki arti keberuntungan.
 Selanjutnya