Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Minim Razia Saat Pandemi Corona
Peredaran Narkoba Makin Marak, Pengguna Tenang, Bandar Untung
Minggu, 6 September 2020 06:44 WIB
Sebelumnya
Masih Ada Yang Nekat
Paling anyar, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menutup paksa tempat hiburan Glamz Karaoke atau yang biasa dikenal dengan Glamz Angel di Jalan Arjuna Utara, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Penutupan tempat hiburan malam ini dilaksanakan Rabu (2/9) malam setelah petugas menggerebek tempat tersebut. “Ditutup. Kan karaoke belum boleh buka,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disparekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya dalam keterangannya.
Baca juga : Kantor Lembaga Adat Sumuri, Simbol Perlindungan Hak Masyarakat Teluk Bintuni
Modus operasinya, tempat hiburan malam yang kerap disambangi pesohor Ibu Kota ini mengelabui petugas. Yakni beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Untungnya, berkat laporan warga sekitar lokasi, petugas masuk dan mendapatkan tempat itu sedang melayani sejumlah pelanggannya.
Ada tiga ruangan yang sedang beroperasi saat digerebek, yakni kamar nomor 102, 105 dan 202. “Berkat laporan dari warga dan kejelian petugas di lapangan, terbongkar. Karena pelanggaran ini, pengelola tempat hiburan itu dijadwalkan menghadap memberi klarifikasi,” tandas Gumilar.
Melihat banyak pelanggaran di Wilayahnya, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Efendi berjanji akan mengetatkan pengawasan. Sementara bagi pelanggar, dia meminta diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga : Ada Pandemi, Peredaran Narkoba Malah Marak
“Harusnya mengikuti aturan pemerintah yang sudah berlaku dan tidak ada yang boleh melakukan aktivitas. Satpol PP langsung segel kalau tidak disegel nanti buka lagi. Dendanya sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Rencana Simulasi
Pengusaha merasa mendapat angin segar karena ada rencana simulasi persiapan sebelum dibuka kembali hiburan malam oleh Tim Satgas Covid-19 DKIJakarta. Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani mengungkapkan, upaya pembukaan sektor hiburan memang masih sebatas pembicaraan.
Baca juga : Kasus Perceraian Makin Marak, Ketua DPRD Kota Bandung Angkat Bicara
Dia mengakui belum bisa memastikan agenda simulasi kesiapan protokol kesehatan di bisnis hiburan akhir pekan ini. Sebab, agenda sebelumnya Rabu (2/9), DPRD DKI Jakarta dan Gugus Tugas Covid-19 batal mengecek secara langsung protokol kesehatan yang ada di tempat hiburan malam. “Nggak jadi Rabu (2/9). Diundur lagi,” ungkap Hana.
Momen pengecekan itu, lanjutnya, sangat ditunggu oleh pengusaha hiburan di DKI Jakarta, karena setidaknya menjadi angin segar bagi pengelola hiburan malam jelang persiapan pembukaan kembali.
Menurut Hana, setelah enam bulan ditutup, banyak pengusaha hiburan yang sudah kolaps. Makanya, pemerintah perlu memberikan jalan agar ekonomi hidup. “Ribuan pegawai yang menggantungkan hidupnya dari bisnis hiburan malam kian tertekan, termasuk banyak pelaku usaha yang kesulitan untuk membayar tunggakan sewa dan gaji karyawan,” ungkap Hana. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya