Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menag: Pers Efektif Perkuat Moderasi Beragama

Rabu, 9 Februari 2022 16:18 WIB
Menag, Yaqut Cholil Qoumas
Menag, Yaqut Cholil Qoumas

RM.id  Rakyat Merdeka - Pers Indonesia telah banyak memberikan kontribusi yang positif dalam memperkuat moderasi beragama. Di Hari Pers Nasional (HPN) 2022 diharapkan peran pers bisa terus terjaga demi persatuan dan kemajuan bangsa.

“Pada HPN kali ini, saya mengucapkan selamat kepada kawan-kawan media di manapun berada. Mari jadikan momen ini sebagai modal bersama untuk menjalin sinergi yang lebih baik demi kepentingan bangsa ke depan,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Rembang, Rabu (9/2).

Berita Terkait : Tangkal Paham Ekstrem, Wamenag Dorong PTK Aktif Membumikan Moderasi Beragama

Menag menyebutkan, kontribusi positif pers terhadap penguatan moderasi beragama sangatlah tinggi. Melalui pemberitaan yang jernih dan berperspektif luas, pers Indonesia mampu menempatkan sebagai pilar kekuatan bangsa. 

Adik kandung dari Ketua PBNU, Gus Yahya ini berharap, sinergi yang sudah terbangun selama ini bisa terus langgeng untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan rukun. Di era digital ini, pers Indonesia juga efektif sebagai penjernih informasi, terutama isu-isu berkaitan dengan agama. 

Berita Terkait : Kementan Dan ICMI Perkuat Kerja Sama Bangun Pertanian

“Pada 2022, Kementerian Agama juga menjadikan sebagai tahun toleransi. Momentum ini untuk menjadikan kita terus bergerak bersama mewujudkan cita-cita luhur Indonesia,” kata Menag. "Pers selama ini terbukti efektif dalam ikut memperkuat moderasi beragama di Indonesia," sambungnya.

Meski situasi pers Indonesia saat ini terus berjuang untuk membangun ekosistem media yang lebih setara dan sehat, Menag berharap, insan media tidak lelah untuk mengutamakan informasi yang objektif dan inspiratif. 

Berita Terkait : Mendagri: Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Tergantung Sengketa

Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut ini optimistis, dengan keseriusan bekerja dan menaati kode etik jurnalistik yang telah dipedomani bersama, Indonesia yang berkualitas sekaligus bermartabat bisa terwujud.  “Saya sepenuhnya percaya dengan kerja keras dan diikuti langkah-langkah inovasi yang taktis, pers Indonesia akan terus tumbuh dan jaya,” kata Menag.[MFA]