Dewan Pers

Dark/Light Mode

Waspadai Cuaca Ekstrim Di Saudi, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Minggu, 5 Juni 2022 10:05 WIB
Sesditjen PHU, Ahmad Abdullah pada pelepasan jemaah PDG 1
Sesditjen PHU, Ahmad Abdullah pada pelepasan jemaah PDG 1

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Ahmad Abdullah meminta jemaah haji mewaspadai cuaca ekstrim di Arab Saudi. 

"Arab Saudi cuacanya sekarang musim panas. Informasi yang saya dapat, suhunya berkisar 40 sampai 44 derajat celcius dan kemungkinan akan lebih panas lagi," katanya saat memberikan sambutan pada pelepasan jemaah haji kloter 1 embakasi Padang (PDG 1) di Padang, Sabtu (4/6). 

Maka dari itu, Abdullah berpesan agar jemaah haji dapat menjaga kesehatan, pola makan, dan juga istirahat yang cukup. 

Berita Terkait : Panitia Haji Indonesia Siap Sambut Jemaah Di Madinah

"Saya berpesan tolong jaga kesehatan. Jaga pola makan serta istirahat. Jangan terlalu diforsir kegiatan-kegiatan yang memang tidak perlu dilakukan," pesannya. 

Terkait cuaca panas, Ia mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk tidak memaksakan jemaahnya berulang kali melaksanakan umrah. Abdullah meminta KBIHU dan jemaah bisa mengendalikan diri karena kondisi cuaca yang sangat panas. 

"Mengimbau KBIHU untuk tidak memaksakan jemaahnya berulang kali melaksanakan umrah dan dapat mengendalikan diri karena cuaca saat ini sangat ekstrem," tegasnya. 

Berita Terkait : Lestari Imbau Daerah Siap Mitigasi Bencana Alam

Kepada jemaah, Abdullah juga berpesan, saat beribadah di Tanah Suci, rutin membawa dan makankurma dan banyak minum air untuk mencegah dehidrasi. 

"Banyak minum jangan tunggu haus dan sediakan 10 - 15 butir buah kurma," kata Abdullah. 

Tahun ini, Pemerintah bersama Komisi VIII DPR telah menyepakati pemberiann layanan konsumsi jemaah dari sebelumnya yang hanya diberikan 2 kali makan, menjadi 3 kali makan. 

Berita Terkait : Rencana Kenaikan Tarif Listrik 3.000 VA, Puan Minta Dibahas Sesuai Mekanisme DPR

"Pemerintah dan DPR sepakat di mana untuk makan jemaah yang tahun lalu diberikan 2 kali saat ini diberikan 3 kali makan," ujarnya. ■