Dark/Light Mode

Lagi, 88 Karyawan Pabrik di Bekasi Ketularan Corona

Senin, 31 Agustus 2020 17:14 WIB
Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah (tengah). [Foto: bekasikab.go.id]
Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah (tengah). [Foto: bekasikab.go.id]

RM.id  Rakyat Merdeka - Setidaknya 88 karyawan pabrik mobil PT Nippon Oilseal Kogyu (NOK) di Cikarang, Bekasi, terpapar Covid-19. NOK merupakan pabrik pembuatan spare part (suku cadang).

Informasi ini dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin (31/8/2020). Menurutnya, dari 88 karyawan yang terpapar Covid-19 ini, sebanyak 68 orang merupakan warga Kabupaten Bekasi. Sementara 20 karyawan lainnya merupakan warga dari luar Kabupaten Bekasi.

Berita Terkait : 30 Perusahaan di Bekasi Jadi Klaster Covid-19

Namun dari 88 karyawan yang terpapar, lanjut Alamsyah, 6 orang sudah dinyatakan sembuh. Sehubungan adanya karyawan yang terpapar ini, sebagian unit produksi pabrik itu onderdil mobil itu pun ditutup. “Sebagian unitnya sudah ditutup,” terangnya.

Kasus itu menambah panjang daftar pabrik dan kantor di kawasan Kabupaten Bekasi yang terpapar Covid-19. Rabu (26/8/2020) lalu, Pemkab Bekasi mengumumkan ada 242 karyawan LG Electronics yang telah terpapar Covid-19. Lalu pertengahan di Agustus, juga ditemukan 71 karyawan pabrik motor Suzuki di Tambun I Kabupaten Bekasi yang terpapar Covid-19.

Baca Juga : Bantu Tangani Covid-19, Pertamina Group Sudah Rogoh Kocek Rp 1,4 Triliun

Sebelumnya, sebuah pabrik dari salah satu unit usaha Unilever Indonesia di kawasan industri di Cikarang juga ditutup, setelah sejumlah karyawannya terpapar Covid-19. Selain itu, salah satu gedung Hitachi di kawasan industri Cikarang, sempat ditutup sementara. Setelah satu karyawan di perusahaan tersebut terpapar Covid-19 pada 8 Juli lalu. [BSH]