Dark/Light Mode

Supaya Tidak Ember

Ahok Dijinakkan Erick

Jumat, 18 September 2020 06:54 WIB
Komut Pertamina Basuki  Tjahaja  Purnama alias Ahok  berpose  dengan Menteri BUMM, Erick Thohir usai ngobrol di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/9). (Foto: Instagram)
Komut Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpose dengan Menteri BUMM, Erick Thohir usai ngobrol di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/9). (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Dalam video berdurasi 3 menit 27 detik itu, memuat beberapa potonganpotongan per nyataannya. Pertama soal transformasi BUMN. Salah satu nasehat yang juga turut diterima ahok, kemarin.

Kedua, soal soliditas teamwork. Poin yang juga disampaikan ke Ahok. “Sama ketika saya ditanya, success story saya apa? ya karena tim saya, karena Wamen saya, karena Sesmen saya, karena Deputi saya. bukan diri saya sendiri,” ucap Erick.

Eks Bos Inter Milan itu mengklaim, kementeriannya sudah menaruh orang orang terbaik di BUMN. “Persepsi BUMN itu bobrok, salah!” tegasnya.

Berita Terkait : Ahok Kumat

Dalam pertemuan itu, Erick juga memberikan beberapa catatan kepada sejumlah perusahaan BUMN. Yang pertama disebut adalah Pertamina. “Pertamina, saya mau sesuai dengan target. Apalagi kita sudah janji dengan bapak Presiden, timeline-nya yang harus dicapai,” pesan Erick.

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade mengapresiasi, cara Erick merespons koar-koar Ahok. Ia meyakini pertemuan itu bertujuan untuk mena sehati. “Supaya tahu etika menjadi pejabat BUMN, tahu aturan di perusahaan dan tahu cara kerja sama secara tim di BUMN,” kata Andre, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Namun, politisi Gerindra itu tidak mempermasalahkan jika Ahok ember. “Ember sih boleh aja, asalkan datanya valid,” imbuhnya.

Berita Terkait : Deddy Sitorus: Pernyataan Ahok tentang BUMN dan Pertamina Kurang Bijak

Yang disayangkan, lanjut Andre, embernya Ahok tidak sesuai dengan mekanisme yang ada. Jika tidak puas dengan kinerja direksi, seorang komisaris, bisa mengirimkan rekomendasi pemecatan kepada Menteri BUMN. “Dia punya senjatanya kok. Kok sibuk teriak-teriak aja. Pakai donk senjata lho, kalau lho punya buktinya. Jangan koar-koar di luar. Laporin ke KPK, gitu loh,” kesalnya.

Selain itu, ia juga menilai, pertemuan tersebut menyiratkan pesan, Ahok punya atasan, yakni Menteri BUMN. “Ahok ini juga pejabat (BUMN) titipan,” tandas Andre.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menduga, pertemuan tersebut sangat mungkin adalah cara Erick untuk menjinakkan Ahok. Dengan memperjelas posisi antara keduanya saat ini. [SAR]