Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Periksa Pengelola Kebun Sawit Padang Lawas
KPK Telusuri Aliran Laba Bisnis Ke Kocek Nurhadi
Minggu, 27 September 2020 06:57 WIB
Sebelumnya
Belakangan diketahui transaksi penjualan aset ini kepada Sudirman hanya bohong-bohongan. Untuk menghindari aset ini disita KPK. Skenario ini terbongkar setelah penyidik berulang kali memeriksa Sudirman.
Ia akhirnya menyerah dan berterus terang bahwa aset itu masih milik Nurhadi dan keluarganya. KPK menetapkan Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono sebagai tersangka suap pengurusan perkara.
Baca juga : KPK Telusuri Aliran Uang Pernikahan Anak Nurhadi
Mereka diduga menerima suap dari Hiendra Soenjoto, mantan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT). Jumlahnya puluhan miliar. Rasuah itu untuk pengurusan beberapa perkara.
Pertama, perkara gugatan perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Hiendra ingin permohonan peninjauan kembali (PK) dikabulkan.
Baca juga : KPK Tak Akan Tunda Proses Hukum Calon Kepala Daerah
Kedua, terkait pelaksanaan eksekusi lahan PT MIT di lokasi milik PT KBN oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Hiendra meminta agar ditangguhkan.
Perkara berikutnya mengenai sengketa kepemilikan saham di PT MIT. Gugatan ini diajukan Azhar Umar. Hiendra menggelontorkan fulus Rp 33,1 miliar untuk Nurhadi melalui Rezky.
Baca juga : ASDP Targetkan Pembelian Tiket di Seluruh Pelabuhan Via Online di 2022
Penyerahannya bertahap. Lewat 45 kali transfer. Termasuk ke rekening anak buah Rezky. KPK juga menetapkan Nurhadi sebagai tersangka penerimaan gratifikasi mencapai Rp 12,9 miliar.
Fulus ini juga diterima melalui Rezky rentang Oktober 2014 hingga Agustus 2016, semasa Nurhadi menjabat Sekretaris MA. Pemberian uang ini terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi maupun peninjauan kembali (PK), hingga perkara perwalian. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya