Dark/Light Mode

Bilang Sudah ‘Ditembak’ Parpol Buat 2024

Gatot Naikin Nama Sendiri

Sabtu, 12 Juni 2021 07:58 WIB
Pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (Foto: Istimewa)
Pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah beberapa waktu “menghilang”, pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo muncul lagi. Mantan Panglima TNI ini juga muncul dengan kejutan. Dia mengaku sudah “ditembak” tokoh partai politik untuk jadi Capres 2024.

Pernyataan “ditembak” tokoh partai politik itu disampaikan Gatot di acara TvOne yang diunggah di akun Instagramnya, nurmantyo_gatot, Kamis (10/6). Awalnya, Gatot ditanya soal Pilpres 2024. Dari hasil salah satu lembaga survei, Gatot mendapat elektabilitas tertinggi dari tokoh oposisi. “Tokoh oposisi, ya,” kata Gatot sambil tertawa. 

Gatot tidak langsung ngomong soal capres. Dia mengawali jawabannya dengan bicara kondisi Indonesia terkini. Dia lalu mengulang ceritanya, yang sudah beberapa kali disampaikan, soal pidato di depan 6.000 mahasiswa S1 Universitas Indonesia (UI) pada 2014 tentang proxy war. “Dua tahun kemudian, benar-benar terjadi,” katanya. 

Kemudian, Gatot menceritakan konferensi dokter-dokter militer dunia, di Istana Negara, 27 Oktober 2017. Dalam konferensi itu, Presiden Jokowi hadir. Saat itu, dia mengaku sudah menyampaikan agar waspada terhadap perang biologi yang bisa melemahkan satu negara dan berdampak epidemi.

Berita Terkait : SOKSI: Airlangga Satu-Satunya Calon Presiden Partai Golkar 2024

“Dua poin ini, saya menjadi khawatir tentang kondisi bangsa ini. Apabila kita ini tidak bersatu, kita nggak bersama-sama menyelesaikan tentang masalah epidemi sendiri, kemudian ekonomi ini, apa yang bakalan terjadi. Jadi, tidak sepantasnya saya berpikir 2024. Bagaimana menyelamatkan ini dulu," ucapnya, beretorika.

Jawaban Gatot ini tak membuat presenter TvOne puas. Di 2024, Pak Gatot bakal maju nggak sih? Jawaban Gatot lagi-lagi ngambang. “Kita lihat dulu kondisinya,” ucapnya. Menurut Gatot, sampai saat ini, dirinya belum mengambil sikap soal 2024. 

Namun begitu, Gatot mengaku sudah ada tokoh partai politik yang mendekatinya. Bahkan, tokoh itu sudah “menembaknya”. “Ya, udah ditembak, saya sampaikan, mari kita jangan berpikir ini dulu,” ucapnya.

Siapa tokoh politik itu? Gatot main rahasia-rahasiaan. “Ya, yang punya pistol-lah, ha-ha-ha...," jawabnya, berkelakar, sambil tertawa.

Baca Juga : DatascripMall.ID Berikan Promo 6.6 "Office Fair"

Gatot mengaku tidak menolak ataupun menerima tawaran itu. Menurutnya, saat ini masih fokus pada kondisi yang dihadapi negara agar bisa keluar dari beragam masalah. Termasuk Covid-19.

Kemudian, Gatot ditanya apakah merasa sebagai oposisi pemerintah? Gatot tidak mengiyakan. Dia hanya bilang, selama ini pihaknya cuma membeberkan fakta-fakta yang mungkin sulit diterima Pemerintah. Padahal, menurutnya, itu benar.

“Pribadi saya, tidak mungkinlah saya sebagai mantan pejabat di pemerintahan ini. Ya kan? Kemudian saya melakukan (suara tidak terdengar jelas) oposisi. Saya tidak pernah mengatakan 'Presiden turun'. Tidak. Tapi saya memberikan fakta-fakta. Ya memang menyakitkan kadang-kadang, tetapi tidak terbantahkan gitu dengan tim saya ya profesor-profesor itu," ujar Gatot.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, pernyataan Gatot yang mengaku sudah “ditembak” tokoh partai politik, sebagai upaya untuk mengangkat namanya sendiri. Namun, dia memprediksi, pernyataan ini akan berdampak positif. Nama Gatot bakal kembali diperbincangkan dalam diskusi soal Pilpres 2024.

Baca Juga : Digebuk Kanan-Kiri, Sri Mulyani Anteng Aja

“Memang tidak disebutkan juga Gatot menerima tawaran itu, tapi tidak juga disebutkan bahwa dia menolak tawaran dari tokoh partai itu. Itu sinyal positif bagi niatannya untuk maju di pilpres mendatang,” kata Emrus, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. [QAR]