Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Hendra menegaskan, PDIP partai ideologis. Satu komando dengan instruksi Megawati. Punya peluang mencetak kemenangan hattrick Pemilu, dan infrastrukturnya jauh lebih siap menghadapi Pemilu ketimbang mesin politik relawan.
Dia beranggapan, Jokowi masih terlalu dini jika disebut king maker. Posisi ini layak disematkan kepada para pemimpin partai yang tidak maju di Pilpres 2024.
Baca juga : Hari Pertama Masuk Kerja, Mentan Minta Pegawai Lebih Semangat
Selain Megawati, ada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. “Prabowo juga king maker jika tidak maju,” ucapnya.
Bahkan, seandainya Jokowi dihadapkan dengan jagoan Megawati di Pilpres 2024, Hendra bertaruh Jokowi akan kalah. Sebab, Jokowi menang di dua Pilpres karena peran PDIP sebagai motor utama. Sedangkan para relawan, perannya sekadar membantu.
Baca juga : Masuk Kantor Lagi, Pakai Masker Lagi
“Kecuali Jokowi punya kendaraan politik atau menjadi ketua umum parpol, baru bisa disebut King Maker dan perannya bisa diperhitungkan nyata secara politik,” pungkasnya.
Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno enggan menanggapi spekulasi politik ini. Saat ini, partainya solid dan akan satu suara mendukung siapa pun nama yang diusung Megawati. “Spekulasi berisiko dalam politik,” ujar Hendrawan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Kunjungi Pasar Jungke, Puan Cek Harga Pangan
Anggota Komisi XI DPR ini tak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh kader banteng, fokus bekerja untuk rakyat di sektor masing-masing. Misalnya, para anggota dewan sebagai legislator, dan pengurus untuk melipatgandakan kekuatan partai menghadapi Pemilu 2024. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.