Dark/Light Mode

Disebut Bukan Kader PDIP Lagi, Jokowi: Terima Kasih

Kamis, 25 April 2024 08:31 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)
Presiden Jokowi (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi ditanya wartawan soal pernyataan elite PDIP yang menyebutkan dirinya bukan kader PDIP lagi. Lalu, bagaimana jawaban Jokowi?

"Ya, terima kasih," jawab Jokowi singkat, usai menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2024, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (24/4/2024).

Saat ditanya lagi soal yang sama, Jokowi memilih menanggapinya dengan banyak senyuman.

Respons Jokowi ini mirip dengan yang disampaikan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini sudah ditetapkan sebagai Wapres terpilih. Saat ditanya soal sikap petinggi PDIP yang menganggapnya bukan lagi kader, Gibran menjawab dengan santai. “Ya sudah, ndak apa-apa,” ucap Gibran, di Balaikota Solo, Selasa (23/4/2024).

Baca juga : Dikabarkan Akan Ketemu Prabowo, Cak Imin: Kita Tunggu Saja

Saat ditanya apakah merasa kecewa, Gibran tak menjawab. Dia hanya mengatakan tak masalah jika PDIP memecatnya. “Dipecat juga ndak apa-apa,” ucapnya.

Wali Kota Solo ini tak berkomentar panjang saat ditanya rencana ke depan. Apakah akan pindah partai atau bikin partai sendiri. “Tunggu saja nanti,” katanya.

Sementara itu, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto menganggap Jokowi dan Gibran sudah menjadi bagian dari keluarga besar Golkar. Kata Airlangga, proses Jokowi dan Gibran menjadi keluarga besar Golkar hanya tinggal menunggu formalitas administratif. 

"Bagi kami, Pak Jokowi dan Mas Gibran itu sudah masuk dalam keluarga besar Golkar. Tinggal tentunya formalitasnya saja," ucap Airlangga, penuh antusias, kepada wartawan, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (24/4/2024). 

Baca juga : MK Putuskan Tak Ada Kecurangan Pilpres, Jokowi Senang

Airlangga menambahkan, Golkar terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung, terlebih lagi untuk Jokowi yang disebutnya sebagai "kader terbaik bangsa."

"Jelas Pak Presiden, Pak Jokowi, adalah kader terbaik bangsa yang sudah bersama Partai Golkar di dalam dua periode beliau," lanjutnya. 

Ketika ditanya mengenai posisi Jokowi di Golkar nantinya, Airlangga memberikan jawaban diplomatis. "Kalau posisi, tergantung beliau. Karena beliau sekarang milik bangsa. Beliau milik semua partai," ucapnya. 

Sebelumnya, pernyataan Jokowi dan Gibran bukan lagi kader PDIP disampaikan Ketua Dewan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun, saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4). Saat itu, Komaruddin ditanya mengenai kemungkinan PDIP bergabung dalam koalisi Prabowo-Gibran.

Baca juga : Terima Kasih Kartini

Komaruddin dengan tegas mengatakan, Gibran sudah bukan lagi kader PDIP. Dengan status Jokowi, Komarudin menggunakan istilah sudah berada di kubu seberang. "Orang sudah di sebelah sana, bagaimana mau bilang bagian masih dari PDI Perjuangan," katanya. 

Hubungan Jokowi dan PDIP mengalami ketegangan sejak Gibran diusung sebagai Cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Prabowo-Gibran diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari Gerindra, Golkar, dan PAN. Sementara PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dalam prosesnya, Prabowo-Gibran berhasil terpilih dalam Pilpres 2024.

Soal hubungan Jokowi dengan PDIP, juga pernah dijelaskan pihak Istana Kepresidenan. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyebut, keanggotaan Jokowi di PDIP tetap tidak berubah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.