Dark/Light Mode

PKB Soroti PSBB Jakarta Berdampak Pada Ekonomi

Cak Imin Waspadai PHK

Rabu, 23 September 2020 06:03 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar/Cak Imin . (Istimewa)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar/Cak Imin . (Istimewa)

 Sebelumnya 
Menurut Cak Imin, ada tiga model perlindungan sosial yang perlu diperhatikan. Pertama, skema perlindungan sosial yang berbasis asuransi privat maupun jaminan sosial publik bagi pekerja dan keluaganya.

Kedua, skema bantuan sosial bagi kelompok-kelompok miskin dan rentan, baik yang bersifat tunai maupun nontunai.

Ketiga, perlindungan sosial dalam bentuk tunjangan universal yang diberikan kepada seluruh warga negara.

Berita Terkait : BPBD: 49 RT di Jakarta Terdampak Banjir

“Saya kira mendesak dimatangkan bersama pemerintah agar kebijakan yang kita ambil dalam pengelolan negara tidak tambal sulam, tapi kebijakan yang berkelanjutan dan terpadu,” sarannya.

Ketua Pengawas Penanganan Covid-19 DPR itu menegaskan, saat ini ada masalah soal kesemrawutan data hingga berdampak kepada penyaluran bantuan kepada rakyat.

Agar tidak berulang, segera dibuat data tunggal sebagai acuan pemerintah. “Selama ini masing-masing lembaga atau kementerian punya data sendiri-sendiri.

Berita Terkait : Penumpang Di Bandara Soetta Dan Halim, Wajib Lakukan 5 Hal ini...

Ini agak repot untuk menentukan sebuah kebijakan yang tepat dan cepat,” ucapnya. Situasi pandemi Corona, kata Cak Imin, sebaiknya menjadi momentum untuk membangun ekonomi yang kuat untuk masa depan.

Pun, perlu ada komitmen semua pihak memastikan seluruh program yang dicanangkan pemerintah berjalan secara terpadu.

Menurut dia, gelombang PHK akan mampu diminimalisir ketika pemerintah mampu memetakan betul berbagai persoalan baik di hilir maupun hulu.

Baca Juga : Warga Terpapar Corona Terkerek Jadi 13,2 Persen

Segala insentif kebijakan yang dibuat pun harus disusun secara baik dan menyentuh semua kelompok kepentingan.

“Semua kelembagaan ekonomi yang sudah ada harus mempunyai peta jalan yang jelas, detail, terukur serta ditegakkan secara penuh,” pungkasnya. [BSH]