Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Jumlah Madrasah Negeri Tak Bertambah
Kampanye Idris-Imam Cuma Tipu-tipu Santun
Sabtu, 21 Oktober 2023 07:40 WIB
Sebelumnya
Menanggapi kritikan PDIP, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Depok Supian Suri menyatakan, janji kampanye pasangan Idris-Imam soal penambahan Madrasah Negeri sedang diusahakan Pemkot Depok.
“Ini lagi kita siapkan, nanti kita lihat. Prinsipnya, janji Pak Wali, Pak Wakil untuk membuat sekolah negeri di setiap kecamatan,” ujar Supian, Jumat (20/10).
Menurut dia, sebelum masa jabatan Idirs-Imam berakhir, Pemkot Depok akan berusaha menyediakan lahan pembangunan madrasah, kemudian diserahkan kepada Kemenag untuk pembangunan.
Baca juga : Laporta: Ini Kampanye Terselubung
“Mudah-mudahan. Sekali lagi, sebelum masa bakti beliau selesai, bisa diserahkan lahannya untuk Kemenag untuk dibangun madrasah negeri,” tuturnya.
Sementara, Ketua Pengurus Cabanh (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Depok M Kahfi mempertanyakan komunikasi antara Pemkot dengan Kantor Kemenag soal pembangunan Madrasah Negeri.
“Kalau Pemkot Depok mengklaim lahan pembangunan Madrasah Negeri sudah siap, harusnya langsung dikomunikasikan dengan Kemenag,” ujarnya.
Baca juga : Rumah Antasari 08 Dukung Prabowo, Fokus Kampanye Santun
Diketahui, sampai saat ini Depok hanya memiliki satu madrasah negeri setingkat SMP atau yang disebut Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berdiri pada 1995.
Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 21/10/2023 dengan judul Jumlah Madrasah Negeri Tak Bertambah, Kampanye Idris-Imam Cuma Tipu-tipu Santun
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya