Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pilkada Di Tengah Pandemi, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Klaster Baru
Rabu, 5 Agustus 2020 12:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan Pilkada serentak yang akan digelar Pada 9 Desember 2020.
Dalam Rapat Terbatas (Ratas), Jokowi menyebutkan, ada 270 Pilkada yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Baik pemilihan gubernur, bupati maupun wali kota.
Baca juga : Kota Tegal Dipuji OJK
Mantan Gubernur DKI ini tidak ingin ajang demokrasi di tengah pandemi itu, justru menimbulkan klaster baru Covid-19.
Karena itu, Jokowi memberikan 2 kata kunci untuk Pilkada kali ini, yaitu berkualitas dan aman Covid-19.
Baca juga : Harga Saham Perdana ASDP, Apa Mungkin Bisa Optimal?
"Keselamatan petugas, peserta dan juga pemilih harus menjadi prioritas," kata Presiden dalam ratas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/08).
Penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada, lanjutnya penting dilakukan. Agar nantinya tidak menimbulkan cluster baru atau gelombang baru Covid-19. "Yang kontraproduktif," sambungnya.
Baca juga : Pengamat: RUU Cipta Kerja Jadi Pengaman Buat Pencari Kerja Baru
Sejauh ini, sebut Jokowi, sudah ada beberapa negara menyelenggarakan Pemilu di tengah pandemi. Baik pemilu lokal maupun pemilu nasional. Seperti di Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya