Dark/Light Mode

Golkar Unggul Di Gunungkidul, Kalahkan Banteng Dan Gerindra

Kamis, 17 Desember 2020 21:30 WIB
Pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi (kedua kanan) datang kediaman Mayor Sunaryanta (kedua kiri) mengucapkan selamat atas kemenangan Pilkada Gunungkidul 2020,Kamis (17/12).
Pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi (kedua kanan) datang kediaman Mayor Sunaryanta (kedua kiri) mengucapkan selamat atas kemenangan Pilkada Gunungkidul 2020,Kamis (17/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jagoan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan kembali keok dalam Pemilihan Kepala Daerah Gunungkidul 2020.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Gunungkidul yang diusung Partai Golkar dan PKB, Mayor Sunaryanta-Heri Susanto unggul dalam Pilkada.

Pasangan Sunaryanta-Heri Susanta berhasil kuasai 10 kecamatan dibandingkan tiga pasangan calon lainnya. 

Ketua KPU GunungKidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya telah melakukan rekapitulasi suara Pilkada 2020 pada, Selasa (15/12).

Berita Terkait : Tunggu KPU, Mayor Sunaryanta Minta Relawan Sedulur Kawal Suara

Hasilnya, pasangan nomor urut 01, yang diusung oleh PAN, Partai Gerindra, PKS, serta Partai Demokrat, Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto mendapatkan suara 144.012, pasangan nomor urut 02, Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi  yang dijagokan NasDem mendapatkan 53.576 suara, pasangan nomor 03 yang diusung PDI Perjuangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi sebanyak 116.881 suara dan pasangan nomor urut 04, Sunaryanta-Heri Susanto mendapat 155.878 suara.

"Pasangan Sunaryanta-Heri Susanto mendapat 155.878 suara unggul dibandingkan tiga pasangan calon lainnya. Kami belum menetapkan kemenangan, masih menunggu beberapa hari ke depan. Baru setelah itu akan dilakukan penetapan pemenang ataupun pasangan yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati pada periode 2021-2024," kata Ruslan, dikutip Antara, Rabu (16/12).

Ia menerangkan, usai tahapan penetapan perolehan suara ini, KPU Gunungkidul masih harus menunggu selama beberapa hari. 

"Setelah penetapan suara, tahap berikutnya baru penetapan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024. Kita lihat apakah ada pengajuan keberatan dari calon lain sebelum ditetapkan," katanya.

Berita Terkait : Keren, Anak Buah Prabowo Unggul Di Gunungkidul

Anggota KPU Gunungkidul, Rohmad Qomarudin mengatakan dari pemetaan yang dilakukan Sutrisna-Ardi unggul di enam kecamatan, sedangkan Sunaryanta-Heri Susanta merajai 10 kecamatan. Selanjutnya, Bambang Wisnu-Benyamin hanya unggul di dua kecamatan. 

Adapun perolehan suara paslon di kecamatan, yakni Sutrisno-Ardi unggul di Kapanewon Tepus dengan 9.094 suara, Karangmojo dengan 16.078 suara, Semin dengan 10.847 suara, Ngawen dengan 7.411 suara; Tanjungsari 7.461 serta Purwosari dengan 5.556 suara.

Lalu, Bambang Wisnu-Benyamin memenangi persaingan di Kecamatan Semanu dengan 18.110 dan Ponjong dengan 10.985 suara.

Sunaryanta menang di 10 kecamatan, di antaranya adalah Kecamatan Wonosari dengan 20.536 suara, Nglipar dengan 12.542 suara, Playen dengan perolehan 12.582 suara, Kecamatan Patuk 7.269 suara, Paliyan dengan 8.842 suara, Kecamatan Panggang 6.631 suara, Kecamatan Rongkop dengan 7.498 suara, Kecamatan Gedangsari dengan 6.688 suara. 

Baca Juga : KNKT Catat 24 Kasus Kecelakaan Penerbangan Sepanjang 2020

Pasangan nomor urut 4 juga unggul di Kecamatan Saptosari dan Girisubo dengan masing-masing 11.243 dan 6.374 suara."Pasangan nomor 04 unggul berdasarkan hasil rekapitasi dan penghitungan suara," katanya. [FIK]