Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Kalau pakai cara tegas, Alex khawatir, akan banyak terjadi penolakan. Hal ini pernah terjadi di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
“Jangan terulang, seluruh masyarakat menolak untuk dilakukan swab,” imbau Alexander.
Baca juga : Kapolri Ingatkan Prokes Pada Perhelatan PON XX Di Papua
Penolakan warga muncul lantaran mereka tidak memahami tes swab. Ditambah, maraknya hoaks. Bersyukur, setelah warga diberikan pemahaman bersama tokoh setempat, kondisi bisa lebih kondusif.
Selain prokes, menurut Alex, masih banyak juga warga yang tidak paham tentang isolasi terpusat (isoter). Ada sebagian masyarakat, khususnya di daerah, yang beranggapan isoter mirip seperti isolasi yang dilakukan pada penderita penyakit kusta pada zaman dahulu. “Padahal berbeda ya. Kalau ini hanya isolasi sementara,” tuturnya.
Baca juga : Nggak Enak Menjanda
Anggapan itulah yang sebagian besar warga yang terinfeksi virus Corona masih memilih bertahan melakukan isoman.
“Bagi sebagian masyarakat Jawa Tengah, misalnya, pindah dari rumah tinggal ke suatu tempat isoter masih belum lazim,” bebernya.
Baca juga : KPK Tetap Akan Pecat 56 Pegawai Yang Tak Lolos TWK
Padahal, diingatkan Alexander, isoman lebih berisiko. Baik bagi penderita Covid-19, maupun bagi orang-orang terdekatnya.
“Mereka butuh pemahaman, di isoter diberikan obat-obatan untuk mengatasi keluhan pasien. Jika tidak isoter nanti rentan menular kepada yang lain,” ucap Alex. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya