Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Buntut Perang Rusia Dan Ukraina, Borong 60 Chinook
Jerman Memilih Sedia Payung Sebelum Hujan
Senin, 25 April 2022 08:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sedia payung sebelum hujan. Strategi tersebut diambil Jerman dalam menjaga pertahanan negara. Selain mempekuat bunker, negeri tersebut memperkuat persenjataan.
Jerman melakukan perubahan besar strategi Pertahanan setelah pecah perang Rusia dengan Ukraina. Jerman akan memborong 60 helikopter angkut berat CH-47F Chinook dari Boeing, Amerika Serikat (AS), senilai sekitar 5 miliar euro (Rp 78 triliun) untuk meningkatkan persenjataannya.
Baca juga : Duh, Pemulihan Ekonomi Dunia Jadi Makin Lemot
Pembelian itu menggunakan dana khusus. Kabar ini diumumkan Kanselir Jerman Olaf Scholz. CH-47F Chinook tersebut dapat dikirim paling cepat pada 2025 atau 2026, sebagaimana dilansir Reuters mengutip surat kabar Jerman, Bild am Sonntag, kemarin.
Helikopter buatan Boeing tersebut akan menggantikan helikopter CH-53G yang berusia sekitar 50 tahun yang dibuat unit Sikorsky dari Lockheed Martin.
Baca juga : China Dan Vietnam Sepakat Lawan Provokasi Amerika
“Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht akan memberi tahu parlemen tentang keputusan itu pekan depan,” tulis surat kabar itu.
Pesaing untuk pengadaan itu termasuk di dalamnya CH-53K King Stallion buatan Lockheed Martin. Tetapi karena helikopter buatan Boeing lebih murah dan banyak sekutu NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) yang memakainya, Jerman memutuskan mengambil Chinook CH-47F.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya