Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Duta Besar China Lu Kang
Gembira Lihat Animo Anak Muda Indonesia Belajar Mandarin
Jumat, 23 Juni 2023 06:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Geliat bahasa Mandarin secara global tidak bisa dipandang sebelah mata. Berdasarkan data Reuters pada 2022, ada 1,12 miliar orang menggunakan bahasa yang dipakai mayoritas warga China ini. Jumlahnya bahkan hanya kalah dari bahasa Inggris dengan 1,4 miliar penutur secara global.
Di Indonesia, jumlah peminat bahasa Mandarin terus naik. Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Lu Kang mengaku senang melihat perkembangan bahasa Mandarin di negara penugasannya ini.
Baca juga : Chen Yu Fei Juara, China Tambah Gelar Di Indonesia Open 2023
“Sangat senang bisa melihat banyak siswa Indonesia yang menguasai bahasa Mandarin. Saya harap mereka dapat lebih mengenal China lebih jauh lagi,” ujar Dubes Lu, saat menghadiri acara kompetisi bahasa dan budaya China di Merlynn Park Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).
Dalam pernyataan resminya kemarin, Lu mengaku ingin melihat lebih banyak pemuda Indonesia yang berkunjung dan belajar ke Negeri Tirai Bambu.
Baca juga : 10 Warisan Kolonialisme Yang Masih Melekat Di Indonesia Versi Sejarawan Bonnie Triyana
“Anak-anak muda ini merupakan jembatan penghubung persahabatan Indonesia dengan China. Saya senang makin banyak yang pandai berbahasa Mandarin,” akunya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya