Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KBRI Den Haag: Tak Ada WNI Yang Jadi Korban Penembakan Uthrect
Selasa, 19 Maret 2019 12:41 WIB
Sebelumnya
Imbauan untuk tetap tenang dan waspada, juga disampaikan Menteri Kehakiman dan Keamanan Belanda, Ferd Grapperhaus.
Baca juga : Kepolisian Belanda Tangkap Penembak Trem Di Utrecht
Sebelumnya, PM Belanda Mark Rutte mengatakan, serangan tersebut bisa saja merupakan bentuk terorisme. Jika benar, hal itu merupakan serangan terhadap peradaban di Belanda. Serangan terhadap prinsip toleransi dalam kehidupan bermasyarakat di Belanda.
Baca juga : WNA Banyak Jadi Korban Tragedi Penembakan Christchurch
"Dalam hal ini, kami punya satu jawaban. Demokrasi di Belanda, jauh lebih kuat dari serangan tersebut," ujar Rutte dalam konferensi pers.
Baca juga : Dua WNI Jadi Korban Penembakan Massal Selandia Baru
Wali Kota Jan Van Zanden pun mengatakan, aksi tersebut mungkin saja ada kaitannya dengan terorisme. "Tidak menutup kemungkinan, kejadian tersebut adalah sebuah tindakan teroris. Simpati dan bela sungkawa saya, untuk para keluarga korban," tuturnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya