Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Tomtom Traffic Index ini dirilis oleh Tomtom International BV yang merupakan perusahaan teknologi navigasi asal Belanda. Sejak 10 tahun terakhir, lembaga ini melakukan pemantauan dan analisis tingkat kemacetan lalu lintas di lebih dari 400 kota di seluruh dunia.
Dalam lamannya, Tomtom Traffic Index menyebut, pandemi Covid-19 menjadi faktor utama yang menurunkan tingkat kemacetan kota-kota besar di dunia, termasuk Jakarta. Sejak dua tahun terakhir, ketika dunia dilanda pandemi Covid-19, tingkat kemacetan kota di dunia turun.
Baca juga : KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Langkat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengunggah ulang postingan @dkijakarta yang memuat data peringkat kemacetan Jakarta yang kini di posisi ke-46. Data tersebut berjudul ‘Jakarta Makin Tidak Macet’.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, indeks Tomtom Traffic Index 2021 ini cermin kesadaran masyarakat terhadap transportasi umum sebagai penunjang mobilitas.
Baca juga : Yang Jalani Isoman Wajib Punya Kamar Dan Toilet Sendiri
Kemacetan di Jakarta terus membaik selama empat tahun berturut-turut. “Artinya kita berhasil mengintegrasikan transportasi publik di Jakarta,” ujar Riza di Balaikota, Jumat (11/2). Menurut Politisi Partai Gerindra ini, indeks tersebut menunjukan masyarakat telah memahami pentingnya berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya