Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat diimbau tidak memberikan sedekah di jalan. Sebab, selama hal itu masih terjadi, upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memberantas Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) sulit mendapatkan hasil optimal.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemprov DKIJakarta gencar menindak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang marak saat Ramadan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos DKIJakarta, Maria Margaretha mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP, TNIdan Polri sudah mulai menertibkan PPKS sejak Februari 2023.
Baca juga : Ganjar Gelar Mudik Gratis Untuk Warga Jateng Di Jabodetabek, Nih Syarat Dan Jadwalnya
Penertiban dilakukan dengan dua cara. Yakni, persuasif dengan memberi imbauan, peringatan dan teguran. Serta koersif dengan menyelamatkan PPKS untuk bisa dibina di dalam panti-panti sosial milik Dinsos DKIJakarta.
Hasilnya, selama bulan Februari 2023, Dinsos DKIJakarta berhasil mengamankan 627 PPKS. Jenis PPKS yang diamankan paling banyak, pada periode Februari sampai Maret 2023 yaitu pemulung, pengamen, gelandangan, pengemis dan juru parkir liar.
Maria bilang, penjangkauan PPKS akan terus dilakukan untuk menciptakan kenyamanan masyarakat beribadah selama bulan suci Ramadan. Dinsos DKImenerjunkan petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) di titik-titik rawan PPKS.
Baca juga : Heru Pastikan Harga Daging Terjangkau
“Juga ada petugas yang bekerja dalam unit reaksi cepat untuk merespons apabila ada keluhan atau laporan dari masyarakat terkait PPKS,” kata Maria.
Kepala Seksi Perlindungan Jaminan dan Rehabilitasi Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat (Jakpus), Nurlaela mengatakan, selama Ramadan pihaknya mengintensifkan pengawasan di 35 titik rawan PPKS. Titik tersebut di antaranya tersebar di lampu lalu lintas Jalan Galur Raya, Pasar Senen, Pasar Poncol, Masjid Istiqlal dan Pasar Tanah Abang.
“Kami tingkatkan jadwal penjangkauan, monitoring dan mobilitas,” kata Nurlaela, Senin (27/3).
Baca juga : Duka Turki, Duka Dunia
Selama Ramadan, lanjutnya, Sudinsos Jakpus menyiagakan 83 personel Satgas P3S berikut tiga kendaraan operasional. Puluhan personel tersebut dibagi dalam tiga shift yakni pukul 06.00-13.00, pukul 13.00-21.00 dan pukul 21.00-04.00.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya