Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Warga Mau Hadapi Nataru Dan Ramadan
Jangan Buru-buru Cabut Aturan Gratis Sewa Rusun
Jumat, 22 Desember 2023 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tidak buru-buru mencabut kebijakan menggratiskan biaya retribusi Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Karena, perekonomian warga belum sepenuhnya pulih akibat terdampak pandemi Covid-19.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ida Mahmudah.
Dia mengatakan, Pemprov sudah memiliki payung hukum untuk menarik pajak dan retribusi baru. Namun kebijakan menggratiskan Rusunawa, jangan buru-buru dicabut.
Baca juga : Kapolri Siapkan Jurus Khusus
Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Retribusi Daerah dan/atau Penghapusan Sanksi Administratif kepada Wajib Retribusi yang Terdampak Bencana Nasional Covid-19 diberlakukan sejak April 2020.
“Bahkan, kita ketahui bersama akhir-akhir ini kasus Covid-19 kembali meningkat,” kata Ida, Selasa (19/12/2023).
Menurut Ida, pengenaan tarif sewa Rusunawa baiknya dilakukan paling cepat selepas Hari Raya Idul Fitri 2024 atau setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selesai.
Baca juga : Kemarau, Sahabat Ganjar Bagikan Ribuan Liter Air Gratis Di Kabupaten Cianjur
“Kami ingin para penghuni Rusunawa dapat merayakan Natal dan Lebaran dengan penuh suka cita, belum terbebani pembayaran uang sewa,” ujarnya.
Ida bilang, banyak penghuni Rusunawa datang mengeluhkan rencana Pemprov DKI akan mengenakan lagi sewa Rusunawa.
“Saya meminta eksekutif mendengar aspirasi warga penghuni Rusunawa (untuk menunda pembayaran sewa). Pemerintah harus hadir membantu warga,” tegas Ida.
Baca juga : Bareng Warga, Sahabat Ganjar Tanam Ribuan Bibit Mangrove Di Pantai Mangunharjo
Selain itu, Ida meminta, Pemprov DKI mensosialisasikan aturan penarikan kembali biaya sewa Rusunawa. Sebab, banyak penghuni Rusunawa mengaku belum siap untuk membayar kembali biaya sewa karena minimnya sosialisasi.
“Saya berharap, minimal satu bulan sebelum pemberlakuan lagi tarif sewa Rusunawa, sosialisasi sudah dilakukan,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya