Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Terakhir, Masduki mengatakan, Ma’ruf berpesan, ke depan MUI agar lebih selektif dalam melakukan pendataan dan rekrutmen kepengurusan.
Sementara itu, kemarin, Menko Kopohulkam, Mahfud MD ikut pasang badan membela MUI. Di akun Twitter miliknya, Mahfud menegaskan, kekuatan MUI sangat kokoh. Karena itu, wacana pembubaran MUI tak realistis dan sulit terwujud.
Baca juga : BPN Jakbar Angkat Bicara Soal Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir
“Merespons penangkapan tiga terduga teroris yang melibatkan oknum MUI, jangan berpikir bahwa MUI perlu dibubarkan. Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bukan dari pemahaman atas petistiwa,” ujar @mohmahfudmd.
Mahfud juga mengingatkan publik, siapapun jangan memprovokasi dengan mengatakan bahwa pemerintah via Densus 88 Antiteror menyerang MUI. Menurut dia, teroris bisa ditangkap di manapun.
Baca juga : Jokowi Lembut Suaranya
“Kalau aparat diam dan terjadi sesuatu, nanti dituding kecolongan. Semuanya akan ada proses hukum dan pembuktian secara terbuka,” kata Mahfud.
Sebelumnya, Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menolak desakan pembubaran MUI. Said Aqil menyatakan, tetap mendukung pemberantasan terorisme tanpa harus membubarkan lembaga ulama.
Baca juga : Maia Estianty, Unggah Ucapan Manis Buat Suami
Sekum Muhammadiyah, Abdul Mu’ti juga mendukung MUI. Kata dia, eksistensi MUI masih sangat diperlukan sebagai wadah dan forum silaturrahim para ulama dari ormas Islam yang berbeda-beda. Mu’ti menyarankan MUI perlu lebih selektif dalam menyusun anggota-anggotanya. Menurutnya, MUI perlu melakukan penelitian sebelum menetapkan seseorang sebagai pengurus. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya