Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Soal Omicron
Nggak Usah Panik, Kita Sudah Temukan Irama Permainannya
Selasa, 7 Desember 2021 16:28 WIB
Sebelumnya
Sebagai perbandingan, Singapura sudah melakukan surveilans genom sebesar 4 persen. Sementara Australia, malah sudah mencapai 20 persen.
“Jangan heran, sekarang negaranegara yang kemasukan Omicron itu mayoritas kemam puan surveilans genom-nya di atas kemampuan Indonesia. ibaratnya tuh, mereka ada radarnya, maka bisa mendeteksi duluan,” paparnya.
Baca juga : PKB Minta Tutup Seluruh Tempat Wisata Selama Libur Nataru
Jika betul-betul ingin memastikan Omicron belum masuk ke Tanah air, Pemerintah Indonesia bisa melakukan restrospektif surveilans. Artinya, jika Afrika Selatan mengumumkan adanya varian Omicron pada 9-10 November, maka pemerintah bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dari afrika yang datang pada awal November.
“Mau itu kru pesawat, diplomat dan lain sebagainya, yang hasil PCR-nya positif, lakukan whole genome sequencing. Setidaknya 2 sampai 5 persennya saja,” tuturnya.
Baca juga : Raih Penghargaan, Brantas Abipraya Komitmen Lahirkan Karya Terbaiknya
Atau, bisa juga dengan mengambil sampel-sampel hasil tes PCR yang positif dari provinsi atau kota yang punya penerbangan internasional dalam sebulan terakhir. [JAR/FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya