Dewan Pers

Dark/Light Mode

Eksklusif Rakyat Merdeka Dengan Ilham Habibie

Indonesia Boleh Berharap Punya Pabrik Pesawat Terbang Lagi

Minggu, 3 April 2022 08:00 WIB
Ilham Akbar Habibie (kedua kanan) diwawancarai Rakyat Merdeka di Intermark, Serpong, Tangerang, Jumat (1/4/2022). Ilham ditemani koleganya dari Swiss, dan sejumlah stafnya. Sementara dari Rakyat Merdeka hadir Pemimpin Umum Ratna Susilowati (kanan), Redaktur Eksekutif Ujang Sunda (kedua kiri), dan reporter Bambang Trismawan. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Ilham Akbar Habibie (kedua kanan) diwawancarai Rakyat Merdeka di Intermark, Serpong, Tangerang, Jumat (1/4/2022). Ilham ditemani koleganya dari Swiss, dan sejumlah stafnya. Sementara dari Rakyat Merdeka hadir Pemimpin Umum Ratna Susilowati (kanan), Redaktur Eksekutif Ujang Sunda (kedua kiri), dan reporter Bambang Trismawan. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia pasti bisa bikin pesawat sendiri, punya pabrik dan mengulang lagi kejayaan N250 masa lalu. Harapan itu terbuka lebar. Caranya, jangan ragu berkolaborasi dengan negara lain.

Ilham Akbar Habibie diwawancarai Rakyat Merdeka di Intermark, Serpong, Tangerang, Jumat (1/4) lalu. Ilham ditemani koleganya dari Swiss, dan sejumlah stafnya. Sementara dari Rakyat Merdeka, hadir Pemimpin Umum Ratna Susilowati, Redaktur Eksekutif Ujang Sunda, dan reporter Bambang Trismawan.

Ilham Akbar Habibie, putra sulung mendiang Presiden RI ke-3 menyadari, bisnis penerbangan saat ini terpuruk. Namun, dia tetap bersemangat mengembangkan R80. Pesawat jenis baru, yang sangat cocok untuk Indonesia.

Berita Terkait : Gandeng Bank Syariah Indonesia, Kota Kertabumi Karawang Permudah Akses Layanan Perbankan

Obrolan mengalir santai. Bahkan sesekali ayah tiga anak ini melontarkan guyonan. Seperti saat ditanya kesibukannya selama pandemi.

Kata dia, kegiatannya relatif tak banyak berubah. Tetap mengurus usaha dan sibuk di beberapa lembaga dan organisasi.

Selain mengurus International University Liaison Indonesia (IULI), Ilham juga aktif di ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia), PII (Persatuan Insinyur Indonesia), ISMI (Ikatan Saudagar Muslim Indonesia), dan banyak lagi.

Berita Terkait : Menteri ESDM: Indonesia, Pioneer Pemanfaatan Biodiesel

“Jadi kesibukannya (selama pandemi) masih sama. Cuma modus operandinya yang berbeda,” kata Ilham, sambil tertawa.

Kebanyakan kegiatan bersifat virtual. Belakangan dikombinasi online dan offline, atau hibrid.

Pendiri PT Regio Aviasi Industri ini menceritakan perkembangan proyek R80. Sangat antusias. Sambil menjelaskan, ia mengambil miniatur pesawat hias di meja. Hanya melihat sekilas, ia bisa menceritakan ini pesawat jenis apa, asal pabrikan mana, jumlah penumpangnya, dan sebagainya.

Berita Terkait : Indonesia Kiblatnya Toleransi Di Dunia

Pesawat R80 dirancang ayahnya, BJ Habibie pada 2013. Sebagai pengembangan pesawat N250, Gatot Kaca, yang terkenal pada 1995, produksi PT Nurtanio.

PT Regio Aviasi Industri didirikan Ilham setelah ayahnya wafat, untuk mewujudkan cita-cita R80 itu. Sambutan masyarakat cukup antusias. Bahkan ada penggalangan donasi. Pemerintah juga pernah memasukkan R80 ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional.
 Selanjutnya