Dark/Light Mode

Lapor Jokowi, Ini Yang Dipamerkan KPU

Senin, 11 November 2019 17:59 WIB
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menerima pengurus KPU, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/11) pagi. (Foto: Humas Setkab)
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menerima pengurus KPU, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/11) pagi. (Foto: Humas Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi, pagi tadi menerima pengurus Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Istana Merdeka, Jakarta. Salah satu poin yang dilaporkan KPU adalah, naiknya tingkat keterpilihan perempuan di Pemilu 2019. 

Turut mendampingi Presiden, Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Ketua KPU Arief Budiman usai pertemuan kepada wartawan menjelaskan, pihaknya melaksanakan salah satu kewajiban penyelenggara Pemilu sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017, bahwa  setelah selesai melaksanakan penyelenggaraan Pemilu, KPU wajib menyampaikan laporan kepada Presiden dan DPR. 

Baca juga : Jokowi Minta Gereja Siapkan SDM Unggul

“Hari ini kami sudah menyampaikan kepada Presiden dan selanjutnya kami sedang menunggu jadwal untuk bisa menyampaikan laporan kepada DPR,” kata Arief. 

Setelah Presiden dan DPR, mrenurut Arief, KPU juga berencana menyampaikan kepada lembaga-lembaga terkait misalnya MPR, kemudian DPD, kemudian mitra kerja KPU, kementerian terkait serta kepolisian dan TNI. 

“Laporan ini perlu kami sampaikan sebagai bahan bagi para pihak untuk bisa mengevaluasi, memberi masukan, memberi catatan sekaligus menentukan ke depan langkah kita supaya pemilu dan demokrasi kita menjadi semakin baik seperti apa,” jelas Arief. 

Baca juga : Atap JPO Dicopot, Netizen Usul Pasang Penangkal Petir

Menurut Ketua KPU, beberapa catatan yang menjadi poin-poin penting yang disampaikan kepada Presiden misalnya terkait pelaksanaan seluruh tahapan yang sudah berjalan dengan baik. 

Kemudian terdapat beberapa catatan penting misalnya jumlah kandidat perempuan dalam Pemilu 2019 itu mengalami kenaikan, bukan hanya jumlah kandidat perempuannya tapi keterpilihannya itu juga mengalami kenaikan. 

Selain itu, KPU juga menyampaikan penggunaan anggaran yang diberikan oleh negara dalam 3 tahun anggaran, 2017, 2018 dan tahun anggaran 2019, diperkirakan karena ini tahun 2019 belum selesai semua diperkirakan penyerapan nanti secara total akan mencapai 86,33%. 

Baca juga : Jokowi: Munas Golkar Jangan Panas

“Kami juga menyampaikan tren partisipasi pemilih di dalam pemilu 2019 yang mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Ketika Pemilu 1999 sampai dengan pemilu 2014 tren itu grafiknya cenderung menurun walaupun di pemilu 2014 mengalami kenaikan yang tidak terlalu besar, tapi di 2019 kita mengalami kenaikan hampir 7% dibandingkan Pemilu 2014,” terang Arief. [KRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.