Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kaget Dituntut 8 Tahun Penjara
Eni Saragih Pertanyakan Keadilan
Rabu, 6 Februari 2019 15:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku kaget dengan tuntutan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntutnya 8 tahun penjara kasus suap proyek PLTU Riau-1. Eni merasa selama ini sudah bersikap kooperatif menyampaikan semua yang diketahuinya soal kasus proyek PLTU Riau-1 yang menjeratnya itu.
Baca juga : Eni Dituntut 8 Tahun Penjara, Plus Denda & Uang Pengganti
“Saya memang cukup kaget,” ujar politikus Golkar itu usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (6/2). “Ini pembelajaran juga buat semua. Saya pikir, dengan saya kooperatif, dengan saya menyampaikan semua yang saya rasakan, saya pikir ini membuat jadi ringan,” imbuh Eni.
Baca juga : 6 Petahana Lawan Mantan Kepala Daerah
Dia juga merasa tuntutan itu terlalu berat lantaran bukan pelaku utama dalam perkara suap ini. Eni menegaskan hanya diperintah Setya Novanto yang saat itu Ketua DPR sekaligus Ketum Golkar.
Baca juga : Nelayan Minta Jaminan, Lanjutan Program Dan Kebijakan Kemaritiman
“Bagaimana saya pelaku utama kalau saya diperintah oleh ketum saya pada waktu itu? Saya nggak punya saham di Blackgold dan Samantaka, saya hanya diperintah sebagai petugas partai,” keluhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya