Dark/Light Mode

Minta Mahfud Bisiki Jokowi Agar Batalkan Pencalonan Gibran

Susi Lantang Apa Lancang

Senin, 31 Agustus 2020 05:22 WIB
Susi Pudjiastuti. (Istimewa)
Susi Pudjiastuti. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak hanya doyan ngobok-ngobok kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan yang saat ini dipegang Edhy Prabowo, Susi Pudjiastuti ternyata ikut memprotes pencalonan Gibran Rakabuming di Pilkada Kota Solo. Apakah sikap ini menunjukkan Susi lantang atau lancang ke Presiden Jokowi yang lima tahun lalu jadi bosnya itu.

Sikap Susi yang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu diungkap budayawan sekaligus seniman Sudjiwo Tedjo saat ngobrol ngalor ngidul dengan Menko Polhukam Mahfud MD, di Yogyakarta, malam Minggu kemarin.

Mahfud menghabiskan waktu malam Minggu berkumpul dengan para seniman dan budayawan Yogyakarta. Pertemuan digelar di Warung Bu Ageng, milik Butet Kertaradjasa yang berada di Mantrijeron.

Baca juga : Mantu Presiden Jokowi Akan Gencar Sosialisasi Kampanye Lewat Daring

Acara berlangsung gayeng. Para seniman mengungkapkan segala unek-uneknya kepada Mahfud. Selain Butet, seniman dan budayawan lain yang hadir ada penari Didik Nini Thowok, Sudjiwo Tedjo, penulis Agus Noor, dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu, Mahfud mengkampanyekan protokol kesehatan. Mahfud juga cerita program pemerintah menghadapi pandemi corona. Kata dia, kegiatan ekonomi sangat penting, tapi protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak, juga penting.

Ia melihat kedua kegiatan itu belum seimbang. Karena itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu berharap seniman dan budayawan ikut terlibat dalam kampanye protokol kesehatan.

Baca juga : Wamenhan Bicara Ketahanan Pangan Dan Produksi Singkong

“Saya kira efektif jika lewat seniman dan budayawan, karena seniman dan budayawan itu pendekatannya lebih persuasif,” kata Mahfud. Setelah itu, giliran para seniman menyampaikan masukan kepada Mahfud.

Diawali dengan Butet. Kepada Mahfud, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap seorang menteri terkait penyaluran bantuan untuk seniman. Butet mengritik pola penyaluran bantuan sosial bagi seniman.

Dia bilang, pola pemberian bansos kepada seniman sebaiknya dikemas dengan cara berbeda. Misalnya, dengan membeli karya-karya seniman. “Pola seperti itu sebagai tanda kehadiran negara menghargai karyakarya seni,” tegas Butet.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.