Dark/Light Mode

Dibanjiri Karangan Bunga Dari Masyarakat Probolinggo

KPK: Dukungan Masyarakat Sangat Penting Dan Berarti

Rabu, 1 September 2021 21:06 WIB
Karangan bunga dari masyarakat Probolinggo yang berisi dukungan kepada KPK atas penangkapan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)
Karangan bunga dari masyarakat Probolinggo yang berisi dukungan kepada KPK atas penangkapan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kebanjiran karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat Probolinggo.

Puluhan karangan bunga yang berjejer di samping kanan gedung dwi warna itu, berisi ucapan selamat lantaran komisi pimpinan Firli Bahuri cs itu menangkap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin, yang merupakan anggota DPR dari Fraksi NasDem.

Pasutri itu diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT), dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan penjabat kades di Pemkab Probolinggo.

Berita Terkait : Berkas Rampung, Pejabat Pajak Angin Prayitno Segera Disidang

"Selamat dan sukses kepada KPK atas penangkapan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin serta semua yang terlibat. Usut semua kasus dan proyek di Probolinggo," begitu tulisan salah satu karangan bunga yang dikirim Aliansi Masyarakat Probolinggo.

Menanggapi hal itu, KPK berterima kasih atas dukungan dari segenap pihak, khususnya masyarakat Probolinggo, dalam kegiatan tangkap tangan yang berlangsung pada Minggu (29/8) dini hari.

"Dukungan masyarakat sangat penting dan berarti bagi KPK untuk dapat terus melaksanakan tugas-tugas pemberantasan korupsi secara optimal," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Rabu (1/9).

Berita Terkait : Dipamerin KPK, Bupati Puput Terus Tundukkan Kepala

"Tentu tidak hanya sebatas dalam penanganan sebuah perkara, namun juga pada area pencegahan maupun pendidikan antikorupsi," imbuhnya.

Peristiwa ini, lanjut Ali, sekaligus menjadi pengingat bahwa korupsi masih jamak terjadi di sekitar masyarakat. Dari lingkup skala kecil hingga besar, dengan berbagai modus dan para pelakunya.

"Kejahatan korupsi yang begitu kompleks dan memberikan dampak domino, harus kita stop bersama. KPK tidak bisa bekerja sendirian. Pelibatan masyarakat adalah suatu keniscayaan," beber jubir berlatarbelakang jaksa itu.

Berita Terkait : Tetapkan 22 Tersangka, Tapi Cuma 5 Yang Ditahan, KPK: Yang Lain Masih Di Rumah...

KPK yakin, dengan langkah bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus saling dukung, pemberantasan korupsi akan makin kuat. "Dan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan masyarakat," tandas Ali. [OKT]