Dark/Light Mode

Sumpah Joshua Demi Gelar Ganda

Senin, 6 Januari 2020 05:56 WIB
Anthony Joshua. (Foto : Istimewa)
Anthony Joshua. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anthony Joshua bersumpah akan merebut kembali sabuk juara tinju Kelas Berat IBF dan WBO jika dia terpaksa melepas gelarnya tersebut karena regulasi mandatory fight.

Dua sabuk juara itu terancam dicopot jika Joshua tidak menjalani mandatory fight melawan penantang wajib dari IBF dan WBO. Di sisi lain, pihak IBF dan WBO sama-sama ngotot untuk menjadi yang pertama mendapat hak mandatory fight.

Saat ini, Kubrat Pulev, penantang pertama IBF, menjadi yang terdepan untuk mendapatkan mandatory melawan Joshua. Sedangkan Oleksandr Usyk sebagai penantang wajib dari WBO mendapatkan kesempatan setelah Pulev.

Baca juga : Anthony Joshua Terancam Kehilangan Gelar

Joshua mendapatkan kembali sabuk WBA, IBF, dan WBO dengan kemenangan angka mutlak atas Andy Ruiz Jr pada 7 Desember di Arab Saudi. Setelah merebut kembali sabuk juara dunianya, IBF dan WBO langsung mewajibkan Joshua mandatory fight melawan Pulev dan Usyk.

Promotor Eddie Hearn berharap jika IBF dan WBO mendapatkan solusi terbaik yang akan memungkinkan Joshua untuk memenuhi kedua kewajiban mempertahankan gelarnya tersebut. Joshua pun santai mengenai langkah karir berikutnya setelah membalas satu-satunya kekalahan dalam karirnya.

“Saya selalu mengatakan sabuk tidak mewakili sa- ya,” kata Joshua kepada Sky Sports. “Aku akan berdiri sebagai juara, bahkan jika aku harus menyerah (gelar dicopot),’’lanjutnya.

Baca juga : Liburan, Rossi-Hamilton Tukeran Kendaraan

Jika gelar IBF atau WBO miliknya dicopot, Joshua pun siap untuk merebutknya kembali dalam pertarungan di ring. “Itu akan memberi saya kesempatan untuk menghadapi juara dunia lain - saya telah mengalahkan empat juara dunia dalam rekor saya sekarang,’’ ungkapnya.

“Jika aku melepaskan ikat pinggang, itu akan menciptakan lebih banyak sejarah dan hiburan. Jika aku harus, aku akan memberikannya - tapi aku akan mendapatkannya kembali,” tegasnya.

IBF mengatakan kepada Sky Sports bulan lalu bahwa mereka berharap untuk mencapai resolusi bagi Pulev untuk menerima pertarungan gelar pertama dengan Joshua, sementara Usyk telah ditawari pertarungan alternatif melawan Derek Chisora pada awal 2020.

Baca juga : Rusia Dilarang Gelar Piala Eropa 2020?

“Aku bertanya pada Eddie di mana kita akan bertarung berikutnya jika Wembley tidak ada, dan dia berkata Tottenham. Aku belum pernah ke tanah Tottenham,” tambahnya. [KW]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.