Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
2021 Nambah Utang Rp 1.177 Triliun
Sri Mul Berani Pasang Badan
Sabtu, 12 September 2020 06:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pandemi Corona bikin penerimaan negara seret. Dampaknya, pemerintah harus menambah utang Rp 1.177,4 triliun tahun depan buat menutup defisit dompet negara.
Rencana penambahan utang ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR, kemarin. Rapatnya membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.
Baca juga : Para Menteri Lupa Negara Lagi Cekak
Dalam paparannya, Sri Mul menga takan, defisit anggaran tahun depan mencapai Rp 1.006,4 triliun karena menurunnya pendapatan negara. Pemerintah akan menutupnya dengan pembiayaan utang Rp 1.177,4 triliun.
Menurut Sri Mul, angka tersebut lebih tinggi Rp 34,9 triliun di bandingkan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam Nota Keuangan di Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8).
Baca juga : Sri Mul Diingetin Jangan Kepedean
Waktu itu, Jokowi bilang kebutuhan utang pemerintah hanya Rp 1.142,5 triliun. Meski angkanya bikin dahi mengkerut, Sri Mul menyebut, masih lebih rendah ketimbang postur utang tahun ini yang ada dalam Perpres Nomor 72 tahun 2020, yakni Rp 1.220 triliun.
Nantinya, utang Rp 1.177,4 triliun akan dipenuhi dengan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1.207,3 triliun. Kemudian pembiayaan investasi meningkat dari Rp 169,1 triliun menjadi Rp 184,5 triliun.
Baca juga : Ahok Gak Bawa Hoki
Selain itu, dalam pembiayaan anggaran juga untuk pemberian pinjaman sekitar Rp 0,4 triliun serta kewajiban pinjaman akan dicadangkan sekitar Rp 2,7 triliun. Sri Mul menjamin, akan tetap menjaga defisit anggaran agar tidak lebih dari 5,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya