Dark/Light Mode

BI Raih Akreditasi A Dalam Pengelolaan Arsip

Senin, 28 Desember 2020 12:59 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjoyo (kanan) dan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dalam konferensi secara virtual, Senin (28/12). (Foto: Dok. BI)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjoyo (kanan) dan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dalam konferensi secara virtual, Senin (28/12). (Foto: Dok. BI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) meraih akreditasi kearsipan dengan nilai A atau “Sangat Baik"dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Sertifikat akreditasi ini diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, kepada Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Berita Terkait : Kementan Berharap Konsil Kedokteran Hewan Indonesia Segera Terbentuk

Penyerahan sertifikat dilakukan dalam kegiatan Apresiasi Kearsiapan BI “Peduli Arsip, Good Governance Bank Indonesia, Terjaga Memori Perjalanan Bangsa" yang digelar secara virtual, pada Senin (28/12).

Adapun pencapaian tersebut menjadi wujud komitmen BI dalam menerapkan prinsip tata kelola (governance) dari sisi pengelolaan kearsipan.

Berita Terkait : BI Keluarkan Lima Jurus Pamungkas

Pengelolaan arsip BI dinilai sangat baik karena beberapa komponen, yaitu fungsi kearsipan, pelaksanaan tugas unit kearsipan, kedudukan hukum (birokrasi) dalam pelaksanaan kearsipan, dan program penyelenggaraan kearsipan.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam kesempatan acara menyampaikan terima kasih kepada KemenPANRB dan apresiasi kepada ANRI yang senantiasa mendukung BI dalam memperkuat pengelolaan arsip.

Berita Terkait : BNI Raih Peringkat I Unit Pengendalian Gratifikasi Dari KPK

Lebih lanjut ia menyampaikan pelaksanaan tugas yang prima dan unggul di BI didukung semangat dalam melakukan pengarsipan guna mewujudkan bank sentral yang kredibel dan berperan penting dalam menjaga stabilitas perekonomian.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, menyampaikan apresiasi kepada BI dalam mengelola arsip dengan sangat baik dan berharap upaya yang dilakukan BI tersebut dapat menjadi rujukan yang baik dan patut ditiru oleh instansi, kementerian, dan lembaga lainnya, serta ditularkan kepada perbankan.
 Selanjutnya