Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kalah Ngetop Sama Beringin

PKB Dan Partai Ka’bah Beresin Gaya Komunikasi Ke Milenial

Kamis, 29 September 2022 08:00 WIB
Hasil Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS). (Foto: CSIS)
Hasil Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS). (Foto: CSIS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua partai Islam berbasis massa Nahdliyin, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dinilai kurang populer di mata pemilih muda. Mereka kalah dibanding Golkar yang punya banyak organ sayap pemuda.

Menanggapi hal ini, kader muda PPP, Hammam Asy’ari mengungkapkan, partai Ka’bah sebenarnya amat gencar mendekati kaum milenial. Sayap kepemudaan PPP seperti angkatan Muda Ka’bah (AMK), Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dan sayap lainnya masif bergerak.

“Tetapi, sebagai generasi milenial, kader muda PPP mengapreasiasi hasil survei CSIS yang menempatkan PPP di papan tengah. Tentunya kami akan terus berjuang mengupayakan pemilih milenial melabuhkan suaranya ke PPP di Pemilu 2024,” kata Hammam kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Partai Ka’bah Segera Gelar Rapat Internal

Dikatakan, Partai Ka’bah selalu beradaptasi dan melakukan strategi yang efektif sesuai dengan zamannya. Termasuk, meraih suara anak muda. Oleh karenanya, salah satu Badan Otonom PPP seperti GMPI sudah banyak melakukan kegiatan positif dan kreatif untuk generasi milenial.

“Kemarin saya bikin festival kemerdekaan, bikin ucapan kreator HUT untuk anak muda di daerah Tegal dan Brebes. Alhamdulillah, banyak diminati. Ini salah satu dari banyak ikhtiar menjaring suara milenial,” bebernya.

Selanjutnya, di kepengurusan GMPI, dari tingkat atas sampai ke bawah, semuanya anak muda. Ketua Umum GMPI, Achmad Baidowi juga tergolong kader muda. Pria yang akrab sapa Awiek itu menjadi anggota DPR dengan suara terbanyak di 10 besar nasional.

Berita Terkait : Partai Ka’bah Jadikan Milenial Ujung Tombak

“Artinya tentu ini menjadi spirit bagi PPP. Mengacu qoidah taghoyuril ahkam bi taghoyuril zaman wal makan. Berubahnya strategi tergantung pada zaman dan tempat. Saya selaku kader muda PPP akan lebih masif merangkul pemilih muda. Dan amat optimistis meningkatkan popularitas dan elektabilitas partai,” tegas Wasekjen bidang Hukum Pengurus Pusat Generasi Muda Pembangunan indonesia (GMPI) ini.

Sementara itu Ketua DPP PKB, Daniel Johan menyebut, partainya sudah mengakomodasi kader muda dalam struktur kepengurusan. Selain itu, hampir seluruh anggota DPR Fraksi PKB, dari kalangan muda. “Secara fakta, PKB saat ini dikuasai kaum muda, bahkan di DPR mayoritas dari PKB itu semua muda,” kata Daniel.

Mantan Sekretaris Jenderal Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Sekjen PP Hikmahbudhi) ini mengakui, popularitas PKB di kaum mudah masih cukup rendah dibandingkan dengan partai besar yang sudah lama malang melintang di jagad politik. Dia menyebut hasil survei akan menjadi masukan. Salah satunya, PKB bakal memperbaiki gaya komunikasi dengan kaum milenial. “Terima kasih hasil survei ini akan menjadi dorongan kami untuk semakin mengefektifkan gaya komunikasi dengan konstituen,” kata Daniel.

Berita Terkait : Partai Ka’bah Panasin Mesin Politik Daerah

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin mengapresiasi hasil survei ini. Meski jadi partai tertua di Indonesia, ternyata Beringin masih nyambung dengan anak muda.

“Saya mengapresiasi hasil survei ini. Ini sekaligus membuktikan bahwa apa yang selama ini diperjuangkan Golkar diterima milenial,” kata Nurul dalam pesannya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
 Selanjutnya