Dewan Pers

Dark/Light Mode

Spiritual Recharging Di Tanah Suci

Sri Mul: Jeda Yang Singkat Ini Begitu Berharga...

Jumat, 10 Juni 2022 14:31 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati, saat umroh di Tanah Suci Mekkah. (Foto: Facebook)
Menkeu Sri Mulyani Indrawati, saat umroh di Tanah Suci Mekkah. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua tahun bertempur dan bergulat menjaga keuangan negara yang babak-belur dihantam pandemi Covid-19, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati butuh semacam recharge atau mengisi ulang kekuatan batinnya. 

Maklumlah, memastikan rakyat tetap selamat di tengah kondisi tersebut, jelas bukan hal yang mudah. Apalagi, belakangan ini situasinya diperberat oleh gejolak harga ebergi, pangan, dan krisis geopolitik.

Berita Terkait : Subsidi Energi Dan Perlinsos Naik, Sri Mulyani: Ini Manfaat APBN Buat Rakyat

"Alhamdulillah, dalam perjalanan menghadiri Pertemuan Tahunan Islamic Development Bank, saya berkesempatan melakukan ibadah umroh di Tanah Suci Mekkah," ungkap Sri Mul via Instagram, Jumat (10/6).

Setelah melaksanakan thawaf di Ka'bah dan sa'i antara Shofa dan Marwa, Sri Mul shalat di sekitar Ka’bah di Masjidil Haram.

Berita Terkait : Shalat Di Masjid Tak Pakai Masker, Yang Sakit Di Rumah Aja

"Jeda yang singkat ini, terasa begitu berharga. Ini menjadi semacam spiritual recharge," ucapnya.

Di tengah perjuangannya menjaga perekonomian negara yang digempur berbagai ancaman, Sri Mul mengaku punya pegangan doa yang selalu dilantunkannya setiap hari.

Berita Terkait : Kumpul Lebaran, Sri Mul Joget Ambyar Bareng Anak Cucu

"Hasbunallah wanikmal wakil. Nikmal maula wanikman nasir. Laa haula wala quwaata illabillaah. Cukuplah bagi kami Allah, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami. Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Segala puji dan syukur bagi Allah SWT yang telah mengizinkan dan memberikan kesempatan bagiku, untuk menjadi tamu-Nya," tutur Sri Mul.

"Semoga Allah SWT meridhoi dan menerima ibadah kami, dan mengabulkan doa-doa tulus dan baik yang telah dipanjatkan. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Aamin YRA," pungkasnya. ■