Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sjamsul Nursalim Bayar Utang Rp 150 Miliar Ke Negara

Senin, 22 Nopember 2021 11:40 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Ist)
Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan, Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) telah menerima pembayaran utang sebesar Rp150 miliar dari konglomerat Sjamsul Nursalim.

Uang sebesar Rp150 miliar diterima pada 11, 17, dan 18 November 2021. Sjamsul Nursalim merupakan obligor atau pemilik bank yang mendapat dana dari BLBI untuk membantu banknya agar tidak bangkrut saat krisis moneter.

Berita Terkait : Pandemi, Paramount Land Raup Penjualan Rp 500 Miliar Di Banten

Bos PT Gajah Tunggal TBK diketahui tersebut pernah mendapat kucuran dana dari BLBI untuk kedua banknya, Bank Dewaruci dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

"Obligor Sjamsul Nursalim yang merupakan obligor dari Bank Dewaruci pada tanggal 11, 17, dan 18 November 2021, telah melakukan pembayaran sebagian kewajibannya dengan nilai sebesar Rp150 miliar," ujar Mahfud saat menggelar konpers terkait update perkembangan Satgas BLBI, Senin (22/11).

Berita Terkait : Garuda Punya Utang 290 M ke Angkasa Pura l

"Uang ini sudah termasuk biaya administrasi piutang negara sebesar 10 persen," imbuhnya.

Sekadar informasi, Sjamsul Nursalim merupakan satu dari sekian obligor yang menjadi fokus dan prioritas Satgas BLBI. Sebab, hingga kini pemerintah tidak memegang jaminan apapun atas utang Sjamsul Nursalim.

Berita Terkait : Jadi KSAD, Letjen Dudung Abdurrahman Punya Harta Rp 1,08 Miliar

Dari catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sjamsul Nursalim memiliki utang kepada negara sekira Rp517,72 miliar. Utang tersebut berkaitan pemberian dana BLBI kepada Bank Dewaruci dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). [OKT]