Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair), Prof. Kacung Marijan meminta seluruh kandidat Capres-Cawapres 2024 untuk fokus pada teknis penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
"Yang penting adalah Bansos itu dilakukan secara transparan, terbuka, dan bisa diawasi," kata Prof Kacung saat dihubungi, Sabtu (6/1/2024).
Baca juga : Guru Besar Unair: Bansos Tak Boleh Diklaim Paslon Tertentu
Karena itu, Kacung mendesak kepada ketiga pasangan calon jangan ada yang mengklaim bansos adalah program yang diigagasnya.
"Bansos adalah bagian dari kerja rutin Pemerintah, ada atau tidak ada Pemilu. Bansos tidak bisa diklaim oleh paslon tertentu," sebut pengamat politik dari Unair itu.
Baca juga : Ratusan Ribu WNI Di Malaysia Terancam Tidak Bisa Nyoblos
"Kan ini uang Pemerintah, bukan uang paslon, jadi ya tidak bisa diklaim paslon tertentu," tambahnya.
Dia menilai, bansos adalah hak bagi rakyat yang membutuhkan. Pemerintah berkewajiban untuk memberikan hak itu.
Baca juga : Program Food Estate Tidak Boleh Terhenti
"Bansos sendiri telah menjadi hak yang memang benar-benar punya hak menerima. Itu telah jadi kewajiban bagi pemerintah melakukannya," tegas Kacung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya