Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Doktor jebolan Universitas Ummul Quro Makkah, Arab Saudi ini mengingatkan kembali soal rekomendasi munas NU tahun 2012 di Kempek, Cirebon. Dalam munas itu, PBNU memutuskan agar Pilkada langsung ditinjau kembali. Sebab, banyak kemudaratannya daripada manfaatnya.
Terakhir, Kiai Said mengingatkan untuk mengendalikan ambisi. Kata dia, jika ambisi menggenggam dunia sudah tidak terkendali, Allah pun akan mengunci kesembuhan dari pandemi. Karena itu, ia mengajak masyarakat terutama Nahdliyin agar sadar bahwa pandemi ini merupakan peringatan keras dari Allah. Terhadap keputusan pemerintah melanjutkan Pilkada, Kiai Said menyerahkan kepada pemerintah.
Baca juga : Bos NU Seirama Dengan JK
Yang jelas, kata dia, keputusan menunda Pilkada itu sudah melalui proses pengkajian yang dalam dan cermat dalam melihat perkembangan Corona. Sampai akhirnya PBNU mengeluarkan pernyataan meminta kepada pemerintah, DPR, dan KPU agar menun da Pilkada serentak. “Rekomendasi kita diterima ya Alhamdulillah. Kalau misalkan tidak diterima, kami sudah menyampaikan rekomendasi atau pendapat. Setelah itu kami lepas dari tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya