Dark/Light Mode

Perkara Korupsi Rp 74 Miliar

Ogah Lunasi UP, Aset Mantan Bupati Lampung Utara Disita

Jumat, 11 Juni 2021 07:10 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset Agung Ilmu Mangkunegara. Mantan Bupati Lampung Utara itu tak kunjung melunasi kewajiban Uang Pengganti (UP).

Agung yang divonis 7 tahun penjara baru membayar UP Rp 2,1 miliar. “Sehingga masih ada tagihan uang pengganti sejumlah Rp 72,5 miliar,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Baca Juga : BNI CorpU Raih Penghargaan Gold

Aset Agung yang disita KPK tersebar di Kota Bandar Lampung. Pertama tanah seluas 734 meter persegi yang beralamat di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Kedua, tanah dan bangunanseluas 566 meter persegi di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Baca Juga : Ngeri, RS Rujukan Mulai Penuh Lagi

Ketiga, tanah dan bangunan yang terdiri dari 2 Sertifikat Hak Milik yaitu tanah seluas 8.396 meter persegi dan tanah seluas 4.224 meter persegi di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Keempat, tanah dan bangunan seluas 1.340 meter persegi yang berlamat di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Baca Juga : Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemnaker Genjot Pengembangan BLK Komunitas

Kelima, tanah dan bangunan seluas 835 meter persegi yang beralamat di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung.

Aset yang disita itu selanjutnya akan dilelang. Uang hasil lelang untuk menutup UP yang menjadi kewajiban Agung. Jika hasil lelang masih tidak mencukupi, Agung akan dipidana penjara selama 2 tahun.
 Selanjutnya